Anggota TNI Jadi Mualaf, Ucap Syahadat Dibimbing Wakil Katib Syuriah PCNU Aceh Barat

oleh -34 Dilihat
Moment personel TNI dari KODIM 0105 Aceh Barat resmi memeluk agama Islam dan mengucapkan dua kalimat syahadat di Markas KODIM setempat, Senin (27/04/2026) sore.

Aceh Barat (Meulabohnews) – Seorang personel TNI dari KODIM 0105 Aceh Barat resmi memeluk agama Islam dan mengucapkan dua kalimat syahadat di Markas KODIM setempat, Senin (27/04/2026) sore.

Prajurit bernama Wendy Berangin-angin tersebut bersyahadat dituntun langsung oleh Tgk. Rizqi Rahmatilah selaku Wakil Katib Syuriah PCNU Aceh Barat yang biasa dipanggil Abi Rafif. Prosesi ini turut disaksikan oleh Waled Miswar selaku Katib Syuriah dan Tgk. Roza Ardiansyah selaku Wakil Ketua PCNU Aceh Barat.

Prosesi pensyahadatan yang berlangsung khidmat juga dihadiri oleh Letkol Inf S. Kembaren beserta sejumlah perwira TNI AD lainnya.

Wendy, sapaan akrabnya, mengaku memeluk agama Islam tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun. Keputusan tersebut juga telah mendapat restu penuh dari kedua orang tuanya.

Sebelum dituntun membaca syahadat, gadis kelahiran Sumatera Utara tersebut terlebih dahulu mendapatkan penguatan pemahaman tentang ajaran Islam dari Abi Rafif. Hal ini dilakukan untuk semakin memantapkan keyakinannya dalam memeluk agama Islam.

“Semoga hidayah ini selalu dibawa dalam mengarungi kehidupan sampai menghadap Allah SWT,” doa Abi Rafif.

Sementara itu, Katib Syuriah PCNU Aceh Barat, Waled Miswar, menyampaikan rasa syukur atas hidayah yang diterima Wendy. Ia menegaskan bahwa masuknya seseorang ke dalam Islam merupakan anugerah besar dari Allah SWT.

“Ini adalah momen yang sangat mengharukan dan penuh berkah. Hidayah tidak datang kepada semua orang, tetapi kepada mereka yang dipilih oleh Allah SWT. Kami berharap saudari Wendy dapat terus belajar dan istiqamah dalam menjalankan ajaran Islam,” ujar Waled Miswar.

Di sisi lain, Dandim 0105/Aceh Barat, Letkol Inf S. Kembaren, turut memberikan apresiasi dan dukungan atas keputusan yang diambil oleh anggotanya tersebut.

“Kami menghormati dan mendukung penuh keputusan pribadi setiap prajurit, termasuk dalam hal keyakinan. Ini adalah pilihan yang sangat sakral dan kami berharap yang bersangkutan dapat menjalani kehidupan barunya dengan baik serta tetap menjadi prajurit yang profesional,” ungkap Dandim.

Ia juga menambahkan bahwa suasana toleransi dan saling menghormati di lingkungan TNI harus terus dijaga sebagai bagian dari kekuatan persatuan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.