Ujian Asesmen Akhir Sekolah di SDN 16 Meulaboh Berjalan Lancar

oleh -179 Dilihat
oleh
Moment Pelaksanaan Asesmen Nasional atau ujian sekolah hari pertama di SDN 16 Meulaboh, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat pada Senin 4 Mei 2026,

Aceh Barat (Meulabohnews)- Pelaksanaan Asesmen Nasional atau ujian sekolah hari pertama di SDN 16 Meulaboh, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat pada Senin 4 Mei 2026 berlangsung sukses dan lancar.

Ujian berbasis digital tersebut diikuti siswa kelas VI dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang murid. Para peserta akan mengikuti ujian selama enam hari, mulai Senin hingga Sabtu, dengan total 10 mata pelajaran yang diujikan.

Kepala SDN 16 Meulaboh, Syarifuddin, mengatakan pelaksanaan ujian tahun ini menggunakan sistem berbasis online atau digital. Para siswa mengerjakan soal ujian menggunakan perangkat elektronik berupa telepon genggam.

“Alhamdulillah untuk ujian hari pertama sukses. Tidak ada kendala dan murid sudah dilatih menggerjakan soal berbasis digital,” ujar Syarifuddin.

Ia menjelaskan, sistem ujian digital di Kecamatan Johan Pahlawan telah diterapkan sejak 2023. SDN 16 Meulaboh sudah melewati proses ujian digital tanpa ada kendala setiap tahun berjalan.

Syarifuddin yang juga Ketua K3S Kecamatan Johan Pahlawan sangat berterima kasih kepada tim google form. Sejumlah 4 orang guru yang di Ketuai Engga guru SDN 21 Meulaboh yang telah menyiapkan materi soalnya sehingga memudahkan seluruh satuan Pendidikan yg melaksanakan Ujian berbasis online.

Sementara Itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Barat Teuku Putra Azmisyah, menyampaikan, secara menyeluruh pelaksanaan ujian akhir sekolah tingkat SD berjalan lancar.

“Alhamdulillah hari pertama sukses semua. Benar, pada tahun ini ada dua mode ujian, ada manual ada online,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Untuk wilayah Johan Pahlawan terdapat 30 sekolah mengikuti ujian berbasis digital atau online 100 persen. Sementara untuk Kecamatan Kaway XVI 17 sekolah dan 14 sekolah melaksanakan mode online atau sekitar 90 persen.

Teuku Putra, menyampaikan, peralatan yang digunakan adalah milik orangtua siswa dan milik sekolah. Sementara jaringan koneksi pelaksanaan tidak ada kendala apapun.

Ke depan seluruh sekolah dasar akan melaksanakan mode online, namun akan dilakukan bertahap, menyesuaikan kemampuan sekolah dan siswa di daerah.

“Kita menargetkan semua sekolah, tapi kita juga harus menyesuaikan dengan ketersediaan prasarana sekolah seperti komputer. Saat ini yang digunakan smaephone orangtua murid dan milik sekolah,” sebutnya.

Secara keseluruhan, sebanyak 156 sekolah dasar di Aceh Barat mengikuti ujian akhir sekolah berbasis digital dan 44 sekokah diantaranya untuk pertama kalinya mengikuti ujian berbasis digital.

Sebelum pelaksanaan ujian, panitia telah menggelar sosialisasi pada 30 April 2026 kepada pelaksana ujian online bagi sekolah-sekolah di Kecamatan Kaway XVI. Kegiatan itu diikuti sekitar 20 guru peserta.

Pelaksanaan perdana ujian digital di wilayah tersebut dikoordinir oleh Koordinator Ujian dari SDN 10, Renny Novita Sari, bersama Samsuriani dari SDN 25 Meulaboh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.