Gotong Royong Bersama Buruh di hari May Day, Tarmizi Jemput Bola Aspirasi Buruh Aceh Barat

oleh -81 Dilihat
oleh

Foto: Bupati Tarmizi bersama para pejabat dan buruh di Lokasi acara saat mengutip sampah.

“Jadi aspirasi buruh itu tidak lagi disampaikan di Jalan tapi kita jemput bola, seharusnya hari ini hari libur seluruh jajaran Pemkab tidak masuk kantor, tetapi menghargai para buruh kita ikut merayakan hari buruh, semuanya hadir mulai dari Sekda, Asisten dan seluruh Kepala Dinas bergotong royong,” kata Tarmizi.

Aceh Barat (Meulabohnews) – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melaksanakan kegiatan gotong royong bersama dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab setempat, buruh dan serikat buruh dalam rangka Gerakan Indonesia Asri di Lapangan Teuku Umar pada Jumat, 1 Mei 2026.

Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM mengatakan, setelah gotong royong, dilanjutkan dengan makan bersama dan menampung aspirasi para buruh dan serikat buruh di Pendopo Bupati Aceh Barat.

“Jadi aspirasi buruh itu tidak lagi disampaikan dijalan tapi kita jemput bola, seharusnya hari ini hari libur seluruh jajaran Pemkab tidak masuk kantor, tetapi menghargai para buruh kita ikut merayakan hari buruh, semuanya hadir mulai dari Sekda, Asisten dan seluruh kepala dinas hadir hari ini bergotong royong,” kata Tarmizi.

Bupati saat berada di lokasi acara sebelum dimulai gotong royong.(Foto/ist).

Tarmizi mengatakan merupakan bentuk penghargaan yang diberikan kepada para buruh.

Seluruh aspirasi yang disampaikan oleh mereka ditampung dan akan segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait.

“Kita ingin Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja bisa betul – betul mengayomi para buruh, dan mereka serikat buruh akan dibina oleh Distransnaker, mereka juga akan mengayomi semua buruh sehingga kedepan tidak ada lagi buruh tidak mendapatkan haknya,” ujar Tarmizi.

Kemudian Tarmizi juga ingin kedepan tidak ada lagi buruh yang merasa didiskriminasi atau dizalimi oleh pihak – pihak di tempatnya bekerja.

Bupati Bersama rombongan naik sepeda menuju lokasi acara gotong royong.(foto/ist)

Para serikat buruh nantinya akan diberikan pelatihan oleh Distransnaker agar mereka mengerti seluruh aturan tentang buruh sehingga mereka bisa menuntut hak nya jika terjadi permasalahan dengan perusahaan.

“Terkait dengan JKA, nantinya seluruh tenaga kerja, perusahaan harus memberikan hak kesehatan bagi para buruh, jadi didaftarkan di BPJS nanti perusahaan dengan buruh ikut membayar sehingga dia bisa keluar dari JKA, itu bisa menghemat karena itu juga tanggung jawab perusahaan,” katanya.[*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.