Aceh Barat (Meulabohnews) – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat menyediakan sarana transportasi darurat bagi masyarakat dan siswa SD di Gampong Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, pascarobohnya jembatan gantung di kawasan tersebut.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiagakan rakit penyeberangan alternatif berukuran 3 x 4 meter.
Rakit ini dirancang khusus menggunakan kombinasi drum plastik, pelat besi, dan lantai kayu yang kokoh. ”Rakit ini kita pasangkan pada katrol yang terikat pada tali kabel baja,” ujar Teuku Ronald, Jum’at (24/7/2026).
Mekanisme penyeberangannya memanfaatkan dorongan arus sungai secara terukur, sehingga aman digunakan untuk mobilitas warga maupun anak-anak sekolah yang selama ini terpaksa menggunakan jembatan ayun kabel.
Langkah darurat ini disiapkan guna memastikan aksesibilitas warga tetap terjaga sembari menunggu pembangunan jembatan gantung permanen yang baru.
Adapun rencana penanganan jangka panjang tersebut mendapatkan komitmen penuh dari pihak Kepolisian.
“Berdasarkan hasil kunjungan lapangan Irwasda Polda Aceh pada Kamis sore, pembangunan jembatan gantung baru di Gampong Sikundo direncanakan akan segera direalisasikan oleh jajaran Polri dalam waktu dekat,” ujar Ronald.






