Wali Kota Banda Aceh Buka Pameran Foto Prahara Pulau Emas

oleh -97 Dilihat
oleh

Banda Aceh (Meulabohnews) – Walikota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, melakukan.pengguntingan pita sebagai dimulainya pameran foto “Prahara Pulau Emas” di Museum Tsunami Aceh, Kota Banda Aceh, pada Senin (03/08/2026).

Sebelumnya Wali Kota Illiza didampingi Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Aceh M Anshar, Ketua PFI Pusat Dwi Pambudo dan kurator foto Oscar Matuloh menandatangani salah satu foto.

Gelaran ini digagas Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pusat bersama Yayasan Riset Visual Mata Waktu dan PLN ini merupakan rangkaian roadshow pameran dan peluncuran buku foto jurnalistik bertajuk Prahara Pulau Emas.

Sebelum hadir di Aceh, pameran telah digelar di Tanah Datar, Sumatera Barat, dan selanjutnya akan ditutup di Medan, Sumatera Utara.

Seluruh karya merupakan dokumentasi para pewarta foto Indonesia yang merekam langsung peristiwa banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada penghujung 2025.

Pameran ini tidak hanya menyajikan dokumentasi kehancuran akibat bencana, tetapi juga merekam ketangguhan masyarakat dalam menghadapi kehilangan, solidaritas yang tumbuh di tengah keterbatasan, serta berbagai upaya pemulihan yang dilakukan bersama.

Melalui karya-karya tersebut, PFI ingin mengajak publik menjadikan fotografi jurnalistik sebagai ruang refleksi sekaligus media edukasi agar pengalaman bencana menjadi pelajaran berharga bagi generasi mendatang.

Ketua PFI Aceh, M. Anshar, mengatakan pameran ini tidak bertujuan membangkitkan kembali trauma masyarakat terhadap bencana, melainkan menjadi ruang edukasi tentang pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi kebencanaan.

“Foto jurnalistik bukan sekadar merekam peristiwa, tetapi juga menyimpan ingatan kolektif sebuah bangsa. Melalui pameran ini kami ingin mengajak masyarakat melihat bahwa dibalik setiap bencana selalu ada kisah tentang ketangguhan, solidaritas, dan kemanusiaan. Kami berharap setiap karya yang dipamerkan dapat menjadi ruang refleksi sekaligus media edukasi untuk membangun budaya sadar bencana dan memperkuat kesiapsiagaan masyarakat,” kata Anshar di Banda Aceh, Sabtu (1/8/2026).

Selain pameran foto, pada hari pembukaan juga akan digelar Diskusi Pameran Foto “Prahara Pulau Emas” yang menghadirkan Pendiri Yayasan Riset Visual Mata Waktu, Oscar Motuloh dan Danu Kusworo, Kurator Pameran sekaligus Pewarta Foto Harian Kompas.

Diskusi ini terbuka bagi mahasiswa, komunitas fotografi, insan pers, akademisi, serta masyarakat umum yang ingin memperdalam perspektif fotografi jurnalistik, dokumentasi bencana, dan nilai kemanusiaan di balik setiap karya yang dipamerkan. Jumlah peserta terbatas, sehingga pendaftaran akan ditutup setelah kuota terpenuhi.

Pembukaan pameran juga akan dihadiri Ketua Umum Pewarta Foto Indonesia (PFI), Dwi Pambudo, serta pihak-pihak yang mendukung penuh acara ini.

Pameran Foto Jurnalistik “Prahara Pulau Emas” dapat dikunjungi secara gratis pada 3–8 Agustus 2026, pukul 09.00–16.30 WIB (jam operasional Museum Tsunami) di Kota Banda Aceh. [ril

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.