Tangani Interaksi Gajah Liar di Trans Lango, WRU BPBD Bersama BKSDA Lakukan Patroli

oleh -212 Dilihat

Tim WRU BPBD bersama BKSDA Aceh melakukan identifikasi tapak Gajah liar di Desa Trans Lango, Kecamatan Pante Ceureumen, Sabtu (6/6/2026). (ist)

Aceh Barat (Meulabohnews) –

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat Tim Wildlife Response Unit (WRU) bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Resort Meulaboh melakukan penanganan interaksi negatif gajah liar di wilayah Trans Lango, Kecamatan Pante Ceureumen, Sabtu 6 Juni 2026 malam.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, mengatakan operasi penanganan dilakukan menyusul laporan masyarakat yang menyebutkan adanya aktivitas gajah liar di kawasan tersebut dalam dua hari terakhir.

Saat ini tim WRU-BPBD bersama BKSDA Aceh Resort Meulaboh sedang melakukan penanganan interaksi negatif gajah di wilayah Trans Lango.

“Kegiatan ini didasari atas laporan masyarakat yang menyatakan bahwa dalam dua hari terakhir telah terjadi interaksi gajah di wilayah ini,” ujar Ronald.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tim menemukan sejumlah tanaman perkebunan milik warga telah menjadi sasaran gajah liar.

Tim juga mengidentifikasi keberadaan satu ekor gajah yang sedang berinteraksi di area perkebunan masyarakat. Meski demikian, Ronald menyebutkan pihaknya meyakini kawanan utama gajah masih berada tidak jauh dari lokasi tersebut sehingga perlu dilakukan pemantauan dan penanganan lebih lanjut.

Upaya menghalau gajah liar dengan menembakkan mercon ke udara di Desa Trans Lango, Kecamatan Pante Ceureumen, Sabtu (6/6/2026) malam.(ist).

Untuk mengantisipasi gangguan yang lebih luas, tim gabungan melakukan patroli malam di sejumlah titik yang teridentifikasi sebagai wilayah interaksi gajah. Sementara pada Minggu (7/6/2026) pagi, tim akan menyisir jalur yang berpotensi dilalui gajah menuju kawasan permukiman warga.

“Besok pagi tim akan menyisir jalur keluar gajah ke pemukiman agar dapat mendeteksi posisi satwa tersebut dan kemudian melakukan upaya penghalauan,” ujarnya Ronald.

Patroli Gajah liar di Desa Trans Lango, Kecamatan Pante Ceureumen, Sabtu (6/6/2026).(ist).

Operasi penanganan ini ditargetkan berlangsung selama tiga hari. Sebanyak 10 personel WRU-BPBD Aceh Barat dan tiga petugas BKSDA Aceh dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

Dalam mendukung operasi, tim menggunakan dua unit kendaraan double cabin, empat unit sepeda motor trail, serta peralatan penerangan untuk patroli dan pemantauan di lapangan.

BPBD Aceh Barat mengimbau masyarakat di sekitar Trans Lango agar tetap waspada dan segera melaporkan kepada petugas apabila kembali melihat aktivitas gajah liar di sekitar permukiman maupun lahan perkebunan.[*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.