Sekjend Forbangsa Ajak Masyarakat Semarakkan Ibadah Qurban pada Idul Adha 1447 H.

oleh -294 Dilihat
oleh

Aceh Barat (Meulabohnews) – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Sekretaris Jenderal FORBANGSA, Suwandi, akrab di sapa Abu Rangkileh, mengajak seluruh masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam pelaksanaan ibadah qurban sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT sekaligus kepedulian sosial terhadap sesama, di Meulaboh, Aceh Barat, Sabtu (8/5/2026).

Menurut Abu Rangkileh, momentum Idul Adha tinggal menghitung hari. Karena itu, masyarakat yang memiliki kemampuan masih memiliki kesempatan untuk mempersiapkan diri, menyisihkan rezeki, dan meniatkan diri berqurban.

“Masih ada ruang waktu untuk berikhtiar. Selama ada niat yang kuat dan usaha dari rezeki yang Allah titipkan, insyaAllah setiap orang memiliki peluang untuk berqurban,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Hari Raya Idul Adha identik dengan penyembelihan hewan qurban seperti kambing, sapi, maupun kerbau.

Pelaksanaannya dapat dilakukan secara perorangan maupun secara kelompok, sehingga masyarakat dapat menyesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

Abu Rangkileh menilai, peran panitia qurban, tokoh masyarakat, dan para pegiat sosial sangat penting dalam menggerakkan semangat warga agar ikut terlibat dalam ibadah tersebut. Menurutnya, pendekatan yang baik dan ajakan yang tulus akan mendorong lebih banyak masyarakat untuk ikut berqurban.

“Ibadah qurban ini hanya datang setahun sekali. Karena itu, perlu ada keaktifan panitia dan para penggerak di gampong-gampong untuk mengajak warga bersama-sama berqurban. InsyaAllah jika ada kemauan, semua bisa ikut ambil bagian,” ujar Abu Rangkileh.

Ia juga menyampaikan keprihatinannya apabila masih ada desa atau gampong yang belum mampu melaksanakan penyembelihan hewan qurban. Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama agar ke depan setiap wilayah dapat merasakan keberkahan Iduladha.

“Kita tentu berharap tidak ada lagi gampong yang kosong dari qurban. Ini menjadi tugas bersama, baik pemerintah, tokoh agama, maupun masyarakat yang mampu untuk saling membantu,” ujarnya.

Selain sebagai ibadah, qurban juga memiliki nilai sosial yang besar karena daging qurban dibagikan kepada masyarakat, terutama kaum dhuafa dan keluarga kurang mampu. Melalui qurban, semangat berbagi, kebersamaan, dan solidaritas sosial dapat terus terjaga.

Abu Rangkileh menambahkan, waktu penyembelihan qurban diberikan selama empat hari, mulai 10 hingga 13 Zulhijjah, sehingga masyarakat masih memiliki kesempatan luas untuk menunaikannya.

Ia pun mengajak masyarakat agar tidak menunda niat baik tersebut selama masih diberikan kelapangan rezeki dan kesehatan.

“Selagi masih ada rezeki dan kemampuan yang Allah berikan, mari kita gelorakan semangat berqurban. Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang taat, peduli, dan mendapat keberkahan,” pungkasnya.[*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.