Satpol Airud Polres Aceh Barat Siaga di Lokasi Terdampak Banjir Rob

oleh -240 Dilihat
oleh

Kapolres Aceh Barat, AKBP Agus Sulistianto S.H.,S.I.K melalui Kasatpolairud, AKP Karianta, menjelaskan bahwa gelombang pasang menyebabkan banjir rob melanda kawasan pesisir terjadi setiap tahun. Terutama saat puncak pergantian musim dari musim barat ke musim timur.

Aceh Barat (Meulabohnews) – Gelombang pasang air laut atau banjir rob melanda kawasan pesisir Gampong Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Minggu (13/92026).

Anggota Satpolairud Polres Aceh Barat dengan seragam dinas disiagakan di lokasi untuk memantau perkembangan gelombang pasang sekaligus membantu masyarakat mengevakuasi barang-barang dari rumah yang terdampak.

Petugas juga membantu warga membuat tanggul darurat menggunakan karung berisi pasir untuk mengurangi dampak air laut yang masuk ke permukiman dan membantu evakuasi barang dalam rumah warga.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Agus Sulistianto S.H.,S.I.K melalui Kasat Polairud, AKP Karianta, menjelaskan bahwa gelombang pasang menyebabkan banjir rob melanda kawasan pesisir terjadi setiap tahun. Terutama saat puncak pergantian musim dari musim barat ke musim timur.

” Diharapkan kepada masyarakat agar berhati-hati dan waspada. Sat Polairud siap siaga membantu untuk evakuasi ke tempat yang lebih aman seperti Masjid atau mushola terdekat,” ujar AKP Karianta.

Sementera itu Pj Keuchik Gampong Ujong Kalak, Agus Suwandi menyampaikan gelombang pasang juga membawa material pasir laut yang menimbun sejumlah bagian jalan dan rumah penduduk.

“Peristiwa seperti ini berlangsung setiap tahun, terutama saat terjadi pergantian arah angin yang disebut musim barat,” ujar Agus Suwandi.

Menurutnya, kondisi gelombang pasang diperkirakan mencapai puncaknya pada Minggu hingga malam hari. Karena itu, masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera meninggalkan rumah apabila ketinggian air laut semakin meningkat.

Agus menjelaskan, pemerintah gampong telah menyiapkan tempat yang relatif aman dan berada sedikit jauh dari garis pantai sebagai lokasi evakuasi sementara.

Selain itu, warga juga dapat menggunakan surau sebagai tempat mengungsi sementara, terutama apabila gelombang pasang kembali masuk ke dalam rumah pada malam hari.a[*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.