Aceh Barat (Meulabohnews) – Produksi sampah di Kabupaten Aceh Barat mengalami peningkatan signifikan selama bulan Ramadan 1447 Hijriah. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLH) Aceh Barat mencatat kenaikan timbulan sampah dalam empat hari terakhir dibandingkan hari biasa sebelum puasa.

Kepala DLH Aceh Barat, Dr Kurdi, ST, MT, mengatakan rata-rata timbulan sampah sebelum Ramadan berada di angka 26 ton per hari. Namun selama Ramadan terjadi peningkatan sebesar 5,94 ton per hari.

“Berdasarkan data empat hari terakhir, timbulan sampah yang biasanya 26 ton per hari meningkat menjadi 31,94 ton per hari,” ujarnya dalam pesan tertulis.

Dr Kurdi Menurutnya, peningkatan tersebut dipicu oleh aktivitas masyarakat yang lebih tinggi, terutama menjelang berbuka puasa dan setelah sahur, termasuk meningkatnya aktivitas pasar takjil dan rumah tangga.Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, DLH telah mengoptimalkan operasional armada pengangkut sampah.

Saat ini, armada diturunkan sejak sebelum sahur hingga siang hari sebanyak 11 unit. Sementara pada sesi sore hingga setelah salat tarawih, sebanyak 10 armada kembali dioperasikan.

Secara keseluruhan, DLH memiliki 12 unit truk sampah dengan total ritasi mencapai 21 kali per hari. Armada tersebut beroperasi pada subuh dan siang, kemudian dilanjutkan sore dan setelah tarawih, dengan dukungan 33 sopir.

Selain truk sampah, DLH juga mengerahkan lima unit arm roll (amrol) untuk membantu pengangkutan, serta empat unit becak motor guna menjangkau kawasan permukiman yang sulit dilalui truk.

Kurdi mengimbau masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan mematuhi surat edaran yang telah dikeluarkan pemerintah daerah. Imbauan tersebut menjadi salah satu solusi untuk menekan peningkatan timbulan sampah selama Ramadan.

“Kami berharap masyarakat dapat membuang sampah sesuai jadwal dan mengurangi penggunaan bahan sekali pakai agar volume sampah tidak terus meningkat,” pungkasnya.(Fahmi)

By Admin 1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *