Polres Aceh Barat Segera Rampungkan Pembangunan Jembatan Gantung Sikundo Demi Akses Warga dan Anak Sekolah

oleh -20 Dilihat
oleh

“Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat sebagai akses satu-satunya penghubung antar dusun untuk mengantar anak sekolah dan mengangkut hasil perkebunan,” ujar AKBP Agus Sulistianto.

​Aceh Barat (Meulabohnews) – Kapolres Aceh Barat, AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., meninjau langsung progres pembangunan jembatan penyeberangan gantung yang menghubungkan Dusun Sara Sare dan Dusun Durian di Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, Rabu (16/9/2026).

​Meski harus menembus rute yang membahayakan akibat luapan banjir yang merendam badan jalan setinggi betis orang dewasa, rombongan Kapolres tetap menerobos lokasi untuk memastikan pembangunan infrastruktur vital tersebut berjalan lancar.

​Pembangunan jembatan gantung ini merupakan inisiasi Kapolri melalui jajaran Polda Aceh untuk memberikan solusi konkrit bagi mobilitas warga lokal, khususnya anak-anak Sekolah Dasar (SD) Sikundo serta kelancaran distribusi hasil perkebunan.

​”Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat sebagai akses satu-satunya penghubung antar dusun untuk mengantar anak sekolah dan mengangkut hasil perkebunan,” ujar AKBP Agus Sulistianto.

​Di sela-sela peninjauan, AKBP Agus menyempatkan diri menyapa dan berinteraksi langsung dengan warga setempat. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan pun tercipta lewat canda gurau khas Kapolres yang mencairkan suasana di tengah tantangan pascabencana.

​Kehadiran jembatan penyeberangan baru ini menandai paradigma baru institusi Polri dalam membantu masyarakat terdampak bencana—tidak hanya memberikan bantuan moril, melainkan juga dukungan materil secara nyata.

​”Sesuai arahan pimpinan, progres jembatan ini terus kita pacu pengerjaanya agar secepatnya selesai untuk memudahkan masyarakat Sikundo dalam beraktivitas sehari-hari,” tambah AKBP Agus Sulistianto.

​Sebagai informasi, Desa Sikundo mengalami kelumpuhan akses akibat bencana hidrometeorologi yang menerjang kawasan Aceh Barat pada akhir November 2025 lalu.

Selama ini, warga terpaksa menyeberangi sungai menggunakan jembatan kabel baja yang sangat berisiko dan membahayakan keselamatan jiwa. Pembangunan jembatan gantung bantuan Polri ini diharapkan dapat meretas isolasi serta meningkatkan keamanan mobilitas warga.[redaksi]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.