Perkuat Keagamaan, Pemkab Bersama MPTT Gelar Rateb Seuribe

oleh -258 Dilihat
oleh

Aceh Barat (Meulabohnews) – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat bersama Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTT-I) menggelar Rateb Seuribe dan Doa Tolak Bala di berlangsung di area perkarangan Gedung Olahraga dan Seni (GOS) Meulaboh, Aceh Barat, Minggu (26/07/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Wali Agama Aceh, ulama kharismatik Abuya Syekh H. Amran Waly Al-Khalidy, serta diikuti ribuan jamaah MPTT-I dari berbagai Kecamatan di Aceh Barat.

Lantunan zikir, doa, dan Rateb Seuribe menggema di area pelaksanaan kegiatan. Ribuan jamaah tampak larut dalam suasana penuh kekhusyukan, memohon kepada sang Pencipta agar Aceh Barat dan seluruh wilayah Aceh senantiasa diberikan perlindungan, keselamatan, serta dijauhkan dari berbagai musibah dan bencana.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadheil, SH, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para ulama, tokoh masyarakat, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat.

Wakil Bupati Aceh Barat, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan zikir dan doa bersama ini merupakan bagian dari ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan, kedamaian, dan keselamatan bagi masyarakat Aceh Barat.

Menurutnya, selain berbagai upaya pembangunan yang dilakukan pemerintah, doa dan zikir menjadi penguat nilai-nilai religius yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Aceh.

” Melalui Rateb Seuribe dan doa bersama ini, kita memohon kepada Allah SWT agar Aceh Barat senantiasa berada dalam lindungan-Nya, dijauhkan dari segala bentuk bala, bencana, dan musibah, serta diberikan keberkahan dalam setiap langkah pembangunan daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Abuya Syekh H. Amran Waly Al-Khalidy dalam tausiyahnya mengajak seluruh umat Islam untuk terus memperkuat keimanan, memperbanyak zikir, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagai benteng menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Ia menegaskan bahwa doa, zikir, dan istighfar merupakan amalan yang memiliki keutamaan besar dalam memohon perlindungan Allah, sekaligus menjadi pengingat agar umat senantiasa menjaga persatuan, akhlak, dan ketakwaan.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Abuya Syekh H. Amran Waly Al-Khalidy.

Seluruh jamaah larut dalam suasana haru dan khusyuk, memohon agar Sang Pencipta melimpahkan keberkahan Rahmad, Kemakmuran, kesejahteraan dan kedamaian untuk seluruh wilayah Aceh, khususnya Daerah Bumi Teuku Umar agar terhindar dari segala bentuk mara bahaya dan bala.([ril]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.