Kemenag Aceh Barat dan Aceh Tengah Laksanakan Best Practice Study di Malang

oleh -63 Dilihat
oleh

Kepala Kankemenag Aceh Barat, H. Khairul Azhar MA menyatakan bahwa kegiatan Studi tiru ke tiga madrasah bisa menjadi oleh-oleh yang akan kita bawa pulang kesana dan praktik baik ini insya Allah akan kita jadikan road map dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan inovasi.

Malang (Meulabohnews) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Barat dan Kabupaten Aceh Tengah melaksanakan kegiatan Best Practice Study di lingkungan madrasah Kota Malang, Kamis (27/8/2026).

Rombongan studi tiru tersebut mengunjungi tiga madrasah unggulan di bawah naungan Kemenag Kota Malang, yakni MIN 2 Kota Malang, MTsN 1 Kota Malang, dan MAN 2 Kota Malang.

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang beserta jajaran Kasi Pendidikan Madrasah dan para Kepala Madrasah.

Kepala Kemenag Kota Malang, Ahmad shampton SHI, M. Ag dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kota Malang sebagai lokus pembelajaran. 

Ia menyebut, Kota Malang memiliki komitmen kuat dalam pengembangan madrasah unggul, baik dari sisi akademik, moderasi beragama, maupun digitalisasi layanan pendidikan.

“Kami menyambut dengan hangat keluarga besar Kemenag Aceh Barat dan Aceh Tengah. Semoga kegiatan best practice study ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus saling berbagi inovasi untuk memajukan madrasah di seluruh Indonesia,” ujar Ahmad.

Sementara itu, perwakilan rombongan Kakankemenag Aceh Barat dan Aceh Tengah, Wahdi MS. MA menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk mempelajari tata kelola madrasah berprestasi di Kota Malang.

Malang dikenal sebagai salah satu daerah dengan pengelolaan madrasah negeri yang maju, baik dalam prestasi akademik dan non-akademik, manajemen kurikulum merdeka, hingga penguatan program tahfidz dan riset.

Dalam kesempatan tersebut kepala MAN 1 Aceh Tengah, Rizwan Basri mengatakan apa yang telah di pelajari dari sejumlah madrasah di Malang patut di adopsi untuk meningkatkan mutu madrasah di Aceh.

” Kami ingin belajar langsung bagaimana MIN, MTsN, dan MAN di Malang mengelola mutu, membangun budaya prestasi, dan menerapkan layanan pendidikan yang terintegrasi. Harapannya praktik-praktik baik ini bisa kami adopsi dan adaptasi baik di Aceh Barat  maupun di Aceh Tengah,” ujar Rizwan Basri.

Selama kegiatan, peserta diajak berkeliling melihat sarana prasarana madrasah, berdialog dengan guru dan tenaga kependidikan, serta menyaksikan langsung proses pembelajaran dan program unggulan seperti kelas digital, program riset madrasah, pembinaan olimpiade dan kegiatan lain.

Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi dan pertukaran cenderamata serta penandatanganan komitmen tindak lanjut untuk memperkuat kolaborasi antar Kemenag daerah dalam peningkatan mutu pendidikan madrasah.

Kepala Kankemenag Aceh Barat,  H. Khairul Azhar MA menyatakan bahwa kegiatan Studi tiru ke tiga madrasah bisa menjadi oleh-oleh yang akan kita bawa pulang kesana dan praktik baik ini insya Allah akan kita jadikan road map dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan inovasi.

” Study tiru ini menjadi oleh oleh untuk dibawa pulang ke Aceh untuk dijadikan road map meningkatkan kualitas pendididkan dan inovasi madrasah,” ujar Khairul.

Kankemenag Aceh Tengah, H. Wahdi MS menambahkan dengan adanya best practice study ini, diharapkan terjalin sinergi yang berkelanjutan antara Kemenag Kota Malang dengan Kemenag Aceh Barat dan Aceh Tengah dalam mewujudkan madrasah yang mandiri dan berprestasi.[ril]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.