PFI Semarang berterima kasih kepada Kompas, KG Media, dan Google atas terselenggaranya kegiatan UKW tersebut. Ke depannya, diharapkan kolaborasi dan program serupa dapat terus digelar secara rutin untuk mendorong ekosistem jurnalistik Indonesia yang semakin profesional dan tepercaya.
Semarang (Meulabohnews) – Sebanyak empat pewarta foto dinyatakan lulus usai mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diadakan oleh Kompas, KG Media, dan Google di Semarang, Jawa Tengah, pada 21-22 Agustus 2026.
Keempat peserta tersebut adalah Maulana M Fahmi (Suara Merdeka), Budi Purwanto (Tempo), dan M Aminuddin (Gemadika) untuk kategori Muda, serta Dhana Kencana (IDN Times) untuk kategori Madya.
Keempat pewarta foto itu diuji langsung oleh tim penguji dari wartawan Kompas, Danu Kusworo menyampaikan bahwa UKW sangat penting agar pewarta foto lebih profesional dalam melaksanakan tugas jurnalistik di lapangan.
” Uji kompetensi ini sangat penting untuk memastikan para pewarta foto tidak hanya sekadar menguasai kemampuan teknis visual, tetapi juga sangat mengedepankan kode etik, integritas, dan profesionalisme jurnalistik saat bertugas di lapangan,” ujar Danu di Semarang, Minggu (23/8/2028).
Sementara itu, peserta UKW, Maulana M Fahmi, mengatakan UKW menjadi salah satu wadah pembelajaran agar karya yang di hasilkan lebih akurat dan informatif.
“Kegiatan ini menjadi wadah evaluasi sekaligus pembelajaran yang berharga bagi kami. Ujian ini memotivasi kami untuk terus menyajikan karya foto jurnalistik yang akurat, informatif, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik,” ujar Maulana.
Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Semarang, Raditya Mahendra Yasa, turut mengapresiasi langkah ini dengan mengungkapkan.
“Kami sangat menyambut baik sinergi ini. UKW adalah langkah krusial untuk meningkatkan kualitas standar dan kapasitas pewarta foto, khususnya di wilayah Semarang agar semakin berdaya saing,” ujar Raditya.
PFI Semarang berterima kasih kepada Kompas, KG Media, dan Google atas terselenggaranya kegiatan UKW tersebut. Ke depannya, diharapkan kolaborasi dan program serupa dapat terus digelar secara rutin untuk mendorong ekosistem jurnalistik Indonesia yang semakin profesional dan tepercaya.[ril]





