Kakankemenag Apresiasi Karya Tulis Siswa MAN 1 Aceh Barat Masuk Pustaka

oleh -38 Dilihat
oleh
Kemenag Aceh Barat, Khairul Azhar, MA menyerahkan Buku berjudul “FAI Antologi Cerpen Kearifan Lokal Aceh Barat” karya yang ditulis dan disusun langsung oleh para peserta didik MAN 1 Aceh Barat kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Barat, Rabu 16 September 2026.

Aceh Barat (Meulabohnews) – Buku berjudul “FAI Antologi Cerpen Karifan Lokal Aceh Barat” salah satu karya tulis siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Aceh Barat resmi diserahkan oleh Kepala Kemenag Aceh Barat, Khairul Azhar, MA kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Barat, Rabu 16 September 2026.

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat terus mendorong tumbuhnya budaya literasi dan kreativitas peserta didik di lingkungan madrasah.

Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui apresiasi terhadap karya literasi siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Aceh Barat berupa buku antologi cerpen yang mengangkat kearifan lokal Kabupaten Aceh Barat.

“Kami memberikan apresiasi kepada para siswa dan guru MAN 1 Aceh Barat yang telah melahirkan karya literasi ini. Cerita-cerita tentang kearifan lokal perlu terus ditulis dan didokumentasikan agar nilai-nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat dapat dikenal oleh generasi muda,” ujar Khairul Azhar.

Buku berjudul “FAI Antologi Cerpen Kearifan Lokal Aceh Barat” merupakan karya yang ditulis dan disusun langsung oleh para peserta didik MAN 1 Aceh Barat. Buku tersebut memuat kumpulan cerita pendek yang mengangkat beragam cerita rakyat, nilai-nilai luhur, adat istiadat, serta kearifan lokal yang berkembang dan diwariskan secara turun-temurun di tengah masyarakat Aceh Barat.

Karya tersebut kemudian diserahkan sebagai bagian dari upaya memperluas pemanfaatan dan apresiasi terhadap karya literasi peserta didik. Buku antologi tersebut diserahkan kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Barat, Abdurrani sebagai bentuk kontribusi nyata madrasah dalam memperkaya khazanah literasi daerah.

H. Khairul Azhar SAg MA, mengapresiasi lahirnya karya tersebut. Menurutnya, karya siswa tidak hanya menjadi wadah untuk mengembangkan kemampuan menulis dan kreativitas, tetapi juga dapat menjadi media untuk mengenalkan serta mendokumentasikan kekayaan budaya dan kearifan lokal Aceh Barat.

“Madrasah memiliki peran penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mendorong peserta didik untuk berkarya, berkreasi dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial serta budaya di sekitarnya,” ujar Waled Khairul.

Kemenag Aceh Barat, lanjutnya, akan terus memberikan ruang dan dukungan bagi madrasah untuk mengembangkan berbagai program literasi, termasuk penulisan, penerbitan dan dokumentasi karya peserta didik.

Kita ingin karya siswa tidak berhenti sebagai tugas di ruang kelas, tetapi dapat menjadi karya yang bermanfaat, dibaca masyarakat dan menjadi bagian dari dokumentasi kekayaan budaya daerah,” tambahnya.

Karya antologi cerpen tersebut menjadi salah satu capaian positif dalam pengembangan budaya literasi di lingkungan MAN 1 Aceh Barat. Selain meningkatkan keterampilan literasi peserta didik, karya tersebut juga memperlihatkan kemampuan generasi muda madrasah dalam merekam dan menyampaikan nilai-nilai budaya Aceh Barat melalui karya sastra.[redaksi]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.