Disdikbud Aceh Barat Terima Hibah Tanah untuk Calon Lokasi USB PAUD

oleh -294 Dilihat
oleh

Perwakilan Disdikbud Aceh Barat, Rustam Zaini mengatakan Kadisdikbud Aceh Barat, Irwan, M.Si., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Gampong Manjeng dan Gampong Alue Kuyun yang telah menunjukkan kepedulian terhadap pengembangan pendidikan di daerah.

Aceh Barat (Meulabohnews) — Dukungan masyarakat terhadap perluasan akses pendidikan anak usia dini di Kabupaten Aceh Barat kembali diwujudkan melalui penyerahan hibah tanah untuk calon lokasi pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Barat menerima Surat Hibah Tanah dari Pemerintah Gampong Manjeng, Kecamatan Pante Ceureumen, dan Gampong Alue Kuyun, Kecamatan Woyla Timur, Rabu (19/8/2026).

Hibah lahan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung program Wajib Belajar 13 Tahun sekaligus memperluas pemerataan akses pendidikan PAUD hingga ke wilayah gampong.


Sebelum diserahkan, lahan calon lokasi USB PAUD tersebut telah melalui proses pengukuran dan verifikasi lapangan oleh tim terpadu yang melibatkan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), Dinas Pertanahan, Badan Pertanahan Nasional (BPN), dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan pada Kamis (6/8/2026).

Penyerahan dokumen hibah dari Gampong Manjeng dilakukan oleh Keuchik Manjeng, Rajab, kepada perwakilan Disdikbud Aceh Barat, Rustam Zaini, S.Pd., M.Pd., selaku Kasie Kurikulum dan Penilaian Bidang Pembinaan PAUD dan PNF. Penyerahan turut disaksikan Ketua Tuha Peut Gampong Manjeng, Ibnu Arabi, S.Pd.

Sementara itu, hibah dari Gampong Alue Kuyun diserahkan oleh Keuchik Alue Kuyun, Syafiie, kepada Rustam Zaini. Kedua penyerahan tersebut berlangsung di lokasi yang berbeda.


Perwakilan Disdikbud Aceh Barat, Rustam Zaini mengatakan Kadisdikbud Aceh Barat, Irwan, M.Si., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Gampong Manjeng dan Gampong Alue Kuyun yang telah menunjukkan kepedulian terhadap pengembangan pendidikan di daerah.

“Pak Kadis menyampaikan permohonan maaf karena belum dapat hadir secara langsung karena adanya agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan. Beliau juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Gampong Manjeng dan Pemerintah Gampong Alue Kuyun atas kepedulian yang luar biasa terhadap dunia pendidikan,” ujar Rustam.

Menurutnya, hibah tanah tersebut merupakan bentuk nyata dukungan masyarakat dan pemerintah gampong terhadap pelaksanaan program Wajib Belajar 13 Tahun, khususnya dalam memperkuat layanan pendidikan anak usia dini.

Rustam menambahkan, dukungan terhadap pembangunan USB PAUD juga mulai datang dari sejumlah gampong lainnya di Aceh Barat.

“Insya Allah dalam waktu dekat akan ada lagi hibah tanah dari salah satu gampong di Kecamatan Woyla Barat yang telah menyatakan komitmennya menyerahkan lahan bagi pembangunan USB PAUD,” katanya.

Ia berharap dukungan pemerintah gampong dan masyarakat tersebut dapat mempercepat proses pengusulan pembangunan USB PAUD, sehingga ketersediaan fasilitas pendidikan yang layak dan berkualitas semakin merata, termasuk di wilayah pelosok Kabupaten Aceh Barat.

Program tersebut diharapkan tidak hanya memperluas akses pendidikan bagi anak usia dini, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi Aceh Barat yang berkualitas sejak usia dini.[*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.