23.6 Hektar Lahan Terbakar, BNPB Kerahkan Waterboombing ke Aceh Barat

oleh -17 Dilihat

Petugas gabungan berada diantara kepulan asap pada lahan terbakar di Aceh Barat baru baru ini.(Meulabohnews)

Aceh Barat (Meulabohnews) – Sekitar 23,6 hektare lahan hingga Selasa (2/6/2026) malam telah terbakar. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah kecamatan di Kabupaten Aceh Barat itu menjadi bencana terparah sejak satu pekan terakhir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat bersama unsur TNI, Polri, dan masyarakat masih terus melakukan upaya pemadaman di sejumlah titik yang masih aktif.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BPBD Aceh Barat, titik kebakaran terpantau berada di Gampong Berawang dan Kuta Padang Layung, Kecamatan Bubon, Gampong Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Gampong Gunong Pulo, Kecamatan Arongan Lambalek, serta Gampong Ujong Tanoh Darat, Kecamatan Meureubo.

Kebakaran pertama teridentifikasi pada Sabtu (30/5/2026) di wilayah Kecamatan Bubon. Selanjutnya, BPBD menerima laporan dari masyarakat mengenai munculnya titik api di Gampong Lapang pada Minggu (31/5/2026), serta kebakaran di Gampong Gunong Pulo, Kecamatan Arongan Lambalek, pada Senin (1/6/2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Aceh Barat langsung melakukan pengecekan lapangan dan mengerahkan personel untuk melakukan pemadaman.

Sebanyak 16 personel dari Mako BPBD Aceh Barat dan lima personel Pos Damkar Woyla diterjunkan ke lokasi guna memutus penjalaran api di beberapa titik.

Pada Selasa (2/6/2026), petugas Damkar Kecamatan Arongan melakukan pemantauan di lokasi kebakaran Gunong Pulo, sementara tim BPBD melanjutkan pemadaman di Kecamatan Bubon dan Meureubo.

Hingga saat ini, beberapa titik api masih ditemukan dan berpotensi meluas. Tim BPBD melakukan pemadaman menggunakan dua mesin pompa portable yang dibantu personel TNI, sedangkan Polres Aceh Barat mengoperasikan satu unit mesin pompa di lokasi berbeda.

Data BPBD mencatat luas lahan yang terdampak mencapai sekitar 23,6 hektare, terdiri dari Kecamatan Bubon sekitar 20 hektare, Johan Pahlawan satu hektare, Arongan Lambalek satu hektare, dan Meureubo sekitar 1,6 hektare.

Dari total lahan yang terbakar tersebut, sekitar delapan hektare atau 40 persen di Kecamatan Bubon berhasil ditangani. Sementara kebakaran di Kecamatan Johan Pahlawan dan Arongan Lambalek telah berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Di Kecamatan Meureubo, penanganan telah mencapai sekitar 90 persen.Karhutla tersebut menyebabkan kerusakan vegetasi dan menimbulkan asap yang cukup mengganggu aktivitas serta kesehatan masyarakat di sekitar lokasi.

Selain itu, kebakaran masih berpotensi meluas sehingga terus dipantau oleh petugas gabungan. Proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala, di antaranya angin kencang yang mempercepat penyebaran api, kepulan asap tebal yang mengurangi jarak pandang, serta akses menuju lokasi yang sulit dilalui kendaraan roda empat.

Dalam operasi penanganan karhutla ini, BPBD Aceh Barat mengerahkan dua unit kendaraan double cabin, satu unit Panther pick-up, tiga unit mesin pompa air milik BPBD, serta satu unit mesin pompa milik masyarakat gampong.

Upaya penanggulangan turut melibatkan Kodim 0105/Aceh Barat, Polres Aceh Barat, Pos Damkar Woyla, Koramil, Polsek setempat, KPH IV, dan masyarakat.[*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.