Inspektur upacara dari pengawas Madrasah, Cut Aswadi dalam amanatnya menyampaikan mengajahk para siswa untuk mengenang perjuangan para pahlawan revolusi dalam membebaskan pancasila dari rongrongan gerakan Komunis.
Aceh Barat (Meulabohnews) – Ratusan siswa bersama dewan guru mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang berlangsung khidmat di halaman Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 11 Aceh Barat dan Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Harapan Bangsa, Desa Kuta Padang, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Aceh, Kamis (1/10/2026).
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2026 ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”.
Inspektur upacara dari pengawas Madrasah, Cut Aswadi dalam amanatnya menyampaikan mengajahk para siswa untuk mengenang perjuangan para pahlawan revolusi dalam membebaskan pancasila dari rongrongan gerakan Komunis.
” Untuk anak kami mari sejenak kita mengenang kembali perjuangan para pejuang dalam membebaskan rongrongan pancasila dari keganasan gerakan para penghianat bangsa,” ujar Cut Aswadi.
Lebih lanjut Cut Aswadi menyampaikan kepada para peserta didik dan jajaran pengajar tersebut sebagai upaya menanamkan jiwa nasionalisme sejak dini.
Kepala Sekolah MTsS Harapan Bangsa, Suandi MA menyampaikan peringatan hari kesaktian pancasila tidak hanya sekedar seremonial saja, namun memaknai hari kelam dalam sejarah Indonesia harus di tanamkan sifat budi luhur, mencintai sejarah dan para pejuang yang telah mengorbankan nyawa demi Nusa dan Bangsa.
” Alhamdulillah memaknai hari kesaktian pancasila dengan memberikan edukasi sejarah dan menghargai para jasa pahlawan sejak dini kita tanamkan kepada peserta didik sehingga anak anak kedepan semakin paham dan pentingnya mencintai para pejuang bangsa,” ujar Suandi
Selain untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa, upacara ini juga bertujuan untuk memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari para siswa di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Hari kesaktian Pancasila menjadi ajang untuk mengenang serta mendoakan para Pahlawan Revolusi dan pejuang bangsa yang gugur dalam mempertahankan keutuhan NKRI.
Pengorbanan mereka menjadi cermin pentingnya menjaga kedaulatan negara dari ancaman pemecah belah, baik dari dalam maupun luar.[redaksi]





