Rakor Disperindagkop, Tarmizi Targetkan Ekspansi UMKM

oleh -89 Dilihat
oleh

Makanya kita sepakat tadi targetnya ke depan adalah ekspansi, pengembangan dan pembinaan UMKM akan terus dilakukan oleh Disperindagkop. Sekarang lagi menata semua produk – produk unggulan Aceh Barat dan nanti marketnya sudah ada di Pusat Souvenir khas Aceh Barat yang dibangun tahun ini dan insyaallah tahun depan mulai dipasarkan,” katanya.

Aceh Barat (Meulabohnews) – Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Wistha Nowar, S.Pt., M.Si memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) di kantor dinas setempat pada Rabu (26/8/2026).

Tarmizi mengatakan, kegiatan Rekor dengan dinas – dinas yang ada dilingkup Pemkab Aceh Barat tersebut merupakan agenda rutin yang sudah dilakukan beberapa kali dan akan terus dilakukan dengan semua dinas.

Selain melaksanakan Rakor dengan seluruh pegawai di Disperindagkop, Tarmizi juga meninjau galeri Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Aceh Barat yang ada di kantor dinas setempat.

“Rakor itu ke semua dinas, dan hari ini kita Rakor dengan Disperindagkop dan UKM, kita lebih fokus sekarang ke pengembangan UMKM, tujuannya supaya lapangan kerja terbuka dan pendapatan masyarakat meningkat,” kata Tarmizi.

Karena kata Tarmizi, terbukanya dan efektifnya lapangan pekerjaan itu salah satunya faktornya adalah melalui peningkatan, pemberdayaan, pengembangan dan pembinaan pada sektor UMKM,

“Makanya kita sepakat tadi targetnya ke depan adalah ekspansi, pengembangan dan pembinaan UMKM akan terus dilakukan oleh Disperindagkop. Sekarang lagi menata semua produk – produk unggulan Aceh Barat dan nanti marketnya sudah ada di Pusat Souvenir khas Aceh Barat yang dibangun tahun ini dan insyaallah tahun depan mulai dipasarkan,” katanya.

Dikatakan Tarmizi, produk – produk kerajinan Aceh Barat khususnya yang di bawah binaan Dekranasda sudah sangat baik namun masih perlu adanya pengembangan hingga mereka siap untuk memproduksi dalam jumlah besar.

“Yang jangan sampai nanti sudah ada pasarnya tapi tidak ada produknya, atau tidak mampu memenuhi kuota yang dibutuhkan. Ini lah yang perlu disinkronkan hari melalui Rakor hari ini, sehingga nanti semua UMKM itu akan dibina agar menjadi meningkat,” ujar Tarmizi.

Dia berharap pada tahun 2027 dan tahun 2028 nanti Kabupaten Aceh Barat memiliki produk unggulan khas daerah yang sudah mulai dipasarkan dan jumlah UMKM di Aceh Barat meningkat setiap tahunnya.[ril]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.