MAN 1 Aceh Barat Kini Buka Kelas Internasional dan Kelas Kedinasan

oleh -43 Dilihat
oleh

Foto : Kelas Internasional dan kelas kedinasan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Aceh Barat Meulaboh, Aceh Barat, Selasa (28/7/2026).

Aceh Barat (Meulabohnews) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Aceh Barat telah meluncurkan Kelas Internasional dan kelas kedinasan di Sekolah setempat, Meulaboh, Aceh Barat, Selasa (28/7/2026).

Kepala MAN 1 Aceh Barat, Faisal M.Pd mengatakan peluncuran kelas internasional dan kedinasan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan masyarakat.

Dalam hal ini, pihak madrasah beserta seluruh dewan guru dan komite telah mencanangkan program ini beberapa bulan yang lalu.

” Kami membuka Kelas Internasional dan juga Kelas Kedinasan. Langkah ini diambil guna memenuhi tuntutan dan kebutuhan masyarakat.

Untuk Kelas Internasional, kurikulum yang diterapkan akan berbeda dengan kurikulum pada kelas-kelas umum lainnya,” ujar Faisal.

Perbedaan tersebut mencakup penerapan kurikulum serta proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Pada kelas internasional, pengantar bahasa yang digunakan adalah bahasa Inggris serta bahasa asing lainnya. 

Setiap guru yang melakukan proses belajar mengajara (PBM) di kelas ini akan menggunakan bahasa asing sebagai media pembelajaran.

” Untuk tahap awal, kami hanya membuka 1 rombel dengan kapasitas 32 siswa. Meskipun jumlah siswa yang memiliki kemampuan bahasa Inggris yang fasih dan baik cukup banyak rombel, namun setelah melalui proses seleksi,” ujar Faisal.

Berbagai fasilitas yang sediakan untuk program internasional saat ini diprioritaskan bagi 32 siswa terpilih.

Sementara itu, untuk Kelas Kedinasan, siswa juga telah mengikuti proses seleksi atau tes sebelumnya.

” Untuk tahun perdana ini, kami juga membuka 1 rombel yang diisi oleh sekitar 36 siswa.

Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik bagi MAN 1 Aceh Barat dalam mengelola pendidikan,” ujar Faisal.

Dikatakan untuk menjawab tantangan zaman, serta menghasilkan siswa-siswi yang bermutu, berprestasi, dan mampu bersaing di tingkat dunia

Fasilitas kelas juga didukung oleh berbagai teknologi IT seperti papan interaktif (interactive whiteboard). 

Selain itu, kurikulum yang diterapkan memiliki kekhususan—salah satunya mengadopsi elemen kurikulum Cambridge yang melatih siswa berpikir lebih kritis guna menjawab tantangan global.

“Kami juga membangun kerjasama dengan instansi luar negeri, salah satunya dengan Monash University di Australia.” tutup Faisal.[redaksi]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.