Kolaborasi Kemenag, PGRI dan Seniman Salurkan Donasi Untuk Cut Afrina Korban Kebakaran

oleh -268 Dilihat

Foto Kepala Kankemenag Aceh Barat Dr Tgk H Khairul Azhar, MA menyerahkan donasi kepada Cut Arfina korban kebakaran, juga turut bersama Ketua PGRI Aceh Barat Zainal Abidin, komunitas seni, Kepala MAN I Aceh Barat Faisal, M.Pd, Kepala MTsS HBS serta para guru.(ist).

Aceh Barat (Meulabohnews) – Sebagai wujud simpati dan rasa belasungkawa sesama, Kementerian Agama Aceh Barat, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Komunitas Seni menyalurkan donasi kepada keluarga Cut Arfina korban kebakaran beberpa waktu lalu. Donasi hasil kolaborasi disalurkan berjumlah total Rp20.550.000, Senin (29/6/2026).

Cut Arfina merupakan guru kesenian di Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Harapan Bangsa yang masih berstatus tenaga honorer. Rumah ditempati bersama ibu dan adiknya di Desa Gampa terbakar pada Minggu 21 Juni 2026 malam.

Penyaluran donasi berupa uang tunai dihadiri langsung Kepala Kankemenag Aceh Barat Dr Tgk H Khairul Azhar, MA bersama Ketua PGRI Aceh Barat Zainal Abidin, komunitas seni, Kepala MAN I Aceh Barat Faisal, M.Pd, Kepala MTsS HBS serta para guru.

Dr Khairul Azhar, mengatakan penyaluran donasi itu adalah bagian dari ikhtiar para guru, baik dari Kemenag maupun dari PGRI Aceh Barat dan pelaku seni menyikapi musibah dialami teman seprofesi.

Ketua PGRI Aceh Barat, Zainal Abidin menyerahkan donasi berupa uang tunai kepada Cut Arfina, dihadiri langsung Kepala Kankemenag Aceh Barat Dr Tgk H Khairul Azhar, MA bersama komunitas seni, Kepala MAN I Aceh Barat Faisal, M.Pd, Kepala MTsS HBS serta para guru.(ist)

“Tentunya bantuan ini sangat bermanfaat bagi keluarga Cut Arfina. Donasi ini sebagai bentuk belasungkawa kita semua yang membantu atas musibah kebakaran tersebut,” ujarnya Khairul.

Ketua PGRI Aceh Barat Zainal Abidin, menambahkan bahwa donasi disalurkan itu adalah sumbangan para guru di Aceh Barat. Mereka tidak melihat latar payung Kemenag atau Kemendiktisaintek, donasi ini adalah untuk guru yang mengalami musibah.

“Donasi ini adalah sumbangan guru di Aceh Barat yang difasilitasi PGRI. Kita turut berduka atas musibah kebakaran dialami guru,” ujar Zainal.

Cut Arfina dan adiknya pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) tinggal di serumah bersama ibunya Sri Yulianti yang berstatus janda. Pasca kebakaran itu Pemkab Aceh Barat melalui instansi terkait juga sudah menyalurkan bantuan tanggap darurat dan tenda.

Namun tenda tersebut tidak bisa mereka tinggal dan beraktivitas di dalamnya karena kondisi mereka bertiga khawatir berada di luar bangunan saat malam hari.

“Saat ini kami sewa rumah sampai ada uang memperbaiki kembali rumah. Alhamdulillah dan ucapan terimakasih kepada guru dan semua yang telah membantu kami,” ujar Arfina.

Dikalangan seniman di Aceh Barat, Cut Arfina, juga dikenal memiliki suara dan peforma yang bagus dalam seni tarik suara. Ia sering tampil untuk acara hiburan musik dan pentas bernyanyi.

Adapun donasi yang dikumpulkan para guru HBS dan keluarga besar Kemenag Aceh Barat senilai Rp11.050.000. Kemudian PGRI Aceh Barat mendonasikan Rp6.100.000 dan komunitas seni yang dikomandoi Teuku Munawar berjumlah Rp3.400.000.[*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.