Kegiatan Matamuda MAN 1 Aceh Barat Tanam 450 Bibit Pohon

oleh -352 Dilihat
oleh

Foto : Penanaman 450 bibit pohon saat kegiatan Matamuda di MAN 1 Aceh Barat, Selasa (14/7/2026).(Meulabohnews/MAN1)

Kepala MAN 1 Aceh Barat, Faisal, M.Pd., menyampaikan bahwa program Ekoteologi ini merupakan langkah strategis untuk mengintegrasikan nilai spiritualitas dengan pelestarian lingkungan.

Aceh Barat (Meulabohnews) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Aceh Barat menggelar aksi penanaman 450 bibit pohon di lingkungan madrasah, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan ” Ekoteologi” ini melibatkan seluruh siswa baru dilaksanakan melalui kolaborasi bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh Barat.

Foto : Penanaman 450 bibit pohon saat kegiatan Matamuda di MAN 1 Aceh Barat, Selasa (14/7/2026).(Meulabohnews/MAN1)

Kepala MAN 1 Aceh Barat, Faisal, M.Pd., menyampaikan bahwa program Ekoteologi ini merupakan langkah strategis untuk mengintegrasikan nilai spiritualitas dengan pelestarian lingkungan.

Menurutnya, menjaga alam bukan hanya sekadar kewajiban sosial, melainkan wujud syukur dan ketaatan kepada Tuhan.

“Program ini hadir untuk memperkuat keimanan siswa dengan memandang bahwa menjaga kelestarian alam adalah bagian dari ibadah. Kami ingin menanamkan karakter peduli bumi kepada generasi muda sejak dini,” ujar Faisal.

Faisal menjelaskan, melalui aksi nyata ini, madrasah berupaya mendorong peningkatan kesadaran spiritual siswa sekaligus memberikan dampak konkret terhadap pencegahan kerusakan lingkungan.

Selain penanaman 450 pohon, pihak madrasah juga mulai menerapkan pola hidup ramah lingkungan, termasuk pengelolaan sampah dan efisiensi energi sebagai upaya mitigasi perubahan iklim di lingkungan pendidikan.

Foto : Penanaman 450 bibit pohon saat kegiatan Matamuda di MAN 1 Aceh Barat, Selasa (14/7/2026).(Meulabohnews/MAN1)

“Langkah konkret seperti penanaman pohon ini merupakan bagian dari upaya membiasakan gaya hidup ramah lingkungan. Kami berharap siswa MAN 1 Aceh Barat memiliki tanggung jawab moral untuk merawat ciptaan Tuhan melalui aksi nyata yang berkelanjutan,” tambahnya.

Kolaborasi dengan DLHK Aceh Barat ini diharapkan dapat menjadi model bagi unit pendidikan dan instansi keagamaan lainnya di wilayah Aceh Barat dalam menggerakkan aksi nyata pelestarian lingkungan serta membangun kesadaran kolektif untuk masa depan yang lebih hijau.[redaksi]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.