Salah seorang petani pinang di Desa Blang Beurandang, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Dekyah, mengungkapkan bahwa penurunan harga tersebut memaksa sebagian besar petani menahan hasil panen mereka. Stok pinang yang ada saat ini terpaksa disimpan sementara waktu sembari menunggu harga kembali membaik.
Aceh Barat (Meulabohnews) – Harga komoditas pinang di Kabupaten Aceh Barat mengalami penurunan dari Rp14.000 menjadi Rp10.000 per kilogram sejak sebulan terakhir. Kondisi ini membuat para petani terpukul akibat menurunnya pendapatan secara signifikan.
Salah seorang petani pinang di Desa Blang Beurandang, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Dekyah, mengungkapkan bahwa penurunan harga tersebut memaksa sebagian besar petani menahan hasil panen mereka. Stok pinang yang ada saat ini terpaksa disimpan sementara waktu sembari menunggu harga kembali membaik.
”Kami sangat berharap harga pinang bisa kembali stabil ke angka Rp14.000 per kilogram agar dapat membantu menopang perekonomian keluarga,” ujar Dekyah, Sabtu (3/10/2026).
Penurunan harga di tingkat petani ini disinyalir terjadi akibat berkurangnya daya tampung pedagang pengumpul (tengkulak) di daerah, yang terhubung langsung dengan penampung besar di Medan, Sumatera Utara.
Sebelumnya, harga pinang sempat melonjak dari Rp12.000 hingga menyentuh angka Rp14.000 per kilogram. Kenaikan tersebut dipicu oleh tingginya permintaan untuk memenuhi kuota ekspor di tengah minimnya ketersediaan stok pinang di tingkat petani.[redaksi]





