HAkA Aceh Salurkan 4,25 Ton Beras untuk Warga Terdampak Bencana di Beutong Ateuh Banggalang

oleh -112 Dilihat
oleh

Co-Founder Yayasan HAkA Aceh, Badrul Irfan, menyatakan bahwa pendistribusian ini merupakan bentuk kepedulian terhadap para penyintas pascabencana banjir bandang yang menerpa kawasan Beutong Ateuh Banggalang

Nagan Raya (Meulabohnews) – Yayasan Hutan, Alam, dan Lingkungan Aceh (HAkA) menyalurkan bantuan beras sebanyak 4,25 ton bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya. Penyerahan bantuan dipusatkan di Dayah Tgk Bantaqiah, Desa Blang Meurandeh, Kamis (3/9/2026).

​Co-Founder Yayasan HAkA Aceh, Badrul Irfan, menyatakan bahwa pendistribusian ini merupakan bentuk kepedulian terhadap para penyintas pascabencana banjir bandang yang menerpa kawasan Beutong Ateuh Banggalang.

​”Hari ini kami mendistribusikan 4,25 ton beras kepada warga Beutong sebagai bagian dari kepedulian atas penyintas bencana,” kata Badrul.

​Ia menambahkan, HAkA Aceh telah mendampingi masyarakat Beutong sejak 2019. Wilayah ini berada di Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) yang berfungsi sebagai hutan lindung, habitat satwa kunci, serta pusat riset keanekaragaman hayati.

​Bantuan tersebut diterima oleh Pimpinan Dayah Babul Mukarramah (Dayah Tgk Bantaqiah), Tgk Malikul Mahdi, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian HAkA Aceh terhadap warga yang sedang berjuang pulih pascabencana.

​”Alhamdulillah, hari ini masyarakat Beutong menerima bantuan beras dari HAkA sebagai bentuk penguatan bagi kami yang terdampak bencana,” ungkap Tgk Malikul Mahdi.

Dikatakan Tgk Malikul Mahdi saat ini masyarakat di Beutong belum bisa beraktifitas bertani karena kendala irigasi yang masih rusak total pasca di terjang banjir bandang.

” Saat ini masyarakat Beutong masih belum turun ke Sawah karena kerusakan saluran irigasi meski sudah dilakukan gotong royong,” ujar Tgk Malikul Mahdi.

Meski upaya gotong royong untuk memperbaiki saluran dengan gotong royong pemuda dan masyarakat tidak maksimal karena kerusakan infrastruktur berat yang membutuhkan biaya besar.

” Harapan kami kepada  pemerintah memperbaiki irigasi agar kami masyarakat bisa kembali turun ke sawah,” tutup Tfk Malikul Mahdi.

​Rasa syukur juga disampaikan salah satu warga penerima manfaat, Ati Rusna. Ia mengucapkan terima kasih atas kepedulian yang diberikan dan berharap pendampingan serta bantuan bagi warga pascabencana dapat terus berlanjut.

“Terima kasih atas bantuan beras dari HAkA kepada kami, semoga kedepan bisa lebih banyak dibantu,” ujar Ati.[redaksi]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.