Gempa M 6,4 Guncang Simalungun Sumatra Utara, Warga Meulaboh Merasakan Getaran Kuat

oleh -135 Dilihat
oleh

” Himbauan kepada masyarakat di Aceh Barat untuk tetap tenang dan tidak panik dan jangan mudah percaya terhadap informasi hoaks dan gempa Simalungun yang dirasakan tersebut tidak berpotensi tsunami,” ujar Yoga.

Simalungun (Meulabohnews) — Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,4 menggetarkan wilayah Simalungun, Sumatra Utara, dan sekitarnya pada Sabtu (15/8/2026) pukul 17.54 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan guncangan tersebut tidak berpotensi memicu tsunami.

​Hasil analisis BMKG menunjukkan episenter gempa berada di darat, tepatnya 11 km arah tenggara Simalungun pada koordinat 2,91° LU dan 98,93° BT dengan kedalaman 168 km.

Rubiah (43) warga meulaboh mengatakan ia bersama keluarga saat berada diluar ruangan merasakan kekuatan gempa hingga harus berpegangan pada kendaraan ketika gempa.

” Kami merasakan kekhawatiran saat gempa kebetulan lagi diluar rumah ada keperluan dan seorang anak kami berada di rumah sendiri, Alhamdulillah tidak terjadi apa apa dan gempa hanya sebentar, ” ujar Rubiah.

Melihat lokasi episenter dan kedalamannya, guncangan ini tergolong jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi lempeng. 

Prakirawan BMKG Nagan Raya, Yoga Almakruf menghimbau kepada masyarakat di wilayah Barat selatan aceh untuk tetap tenang dan waspada meski tidak ada gempa susulan.

” Himbauan kepada masyarakat di Aceh Barat untuk tetap tenang dan tidak panik dan jangan mudah percaya terhadap informasi hoaks dan gempa Simalungun yang dirasakan tersebut tidak berpotensi tsunami,” ujar Yoga.

​Hingga pukul 18.16 WIB, pemantauan BMKG belum mendeteksi adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Petugas akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan.

​BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang belum jelas kebenarannya. Warga juga diminta untuk memeriksa kondisi fisik tempat tinggal dan menghindari bangunan yang mengalami kerusakan atau keretakan pascagempa.[redaksi]

Ok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.