Festival Nipah Aktivasi Ekonomi Budaya Aceh Barat

oleh -14 Dilihat
oleh
Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM membuka secara resmi Festival Nipah dalam rangka aktivasi ekonomi budaya di Desa Suak Timah, Kecamatan Samatiga pada Senin (14/9/2026).

Aceh Barat (Meulabohnews) – Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM menghadiri kegiatan Festival Nipah dalam rangka aktivasi ekonomi budaya di Desa Suak Timah, Kecamatan Samatiga pada Senin (14/9/2026).

Kegiatan Festival Nipah tersebut juga turut dihadiri oleh Direktur Film, Musik dan Seni Kementerian Kebudayaan RI, Irini Dewi Wanti beserta rombongan, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh, Kapolres, Sekda, Asisten serta kepala dinas di lingkup Pemkab Aceh Barat.

Tarmizi mengatakan, Festival dengan tema Nipah Membudaya Masyarakat Sejahtera adalah tonggak nyata dari sebuah gerakan yang disebut sebagai aktivasi ekonomi budaya, apa yang dilakukan hari ini membuktikan bahwa kebudayaan tidak hanya hidup di masa lalu sebagai benda pajangan tetapi tontonan di museum.

“Kebudayaan adalah entitas yang hidup dinamis dan memiliki kekuatan luar biasa untuk menggerakkan sendi – sendi ekonomi masyarakat. Melalui festival ini kita menyelaraskan antara kelestarian adat tradisi dengan peningkatan pendapatan ekonomi berbasis komunitas,” ujar Tarmizi.

Dikatakan Tarmizi, festival nipah merupakan suatu gerakan sangat tepat untuk dikembangkan kedepannya, terlebih lagi saat ini festival nipah sudah masuk kedalam 10 besar nasional di Kementerian Kebudayaan.

“ Insyaallah dengan kolaborasi walaupun dengan keterbatasan itu menjadi motivasi maka Aceh Barat akan maju ketika kita bersatu bersama semuanya,” ujar Tarmizi.

Sementara itu, Direktur Film, Musik dan Seni, Kementerian Kebudayaan RI, Irini mengatakan bahwa Festival Nipah di Desa Suak Timah tersebut merupakan salah satu aktivitas dari program desa kemajuan kebudayaan.

“ Dan tahun lalu desa ini kan menjadi salah satu desa terbaik dari program desa pemajuan kebudayaan. Jadi permasalahan ini bukan pada festivalnya tapi bagaimana festival ini tercipta berkat kolaborasi dan kerja sama dari desa dengan perangkat desa sehingga apa yang menjadi potensi desa dapat diangkat menjadi potensi budaya,” ujar Irini.

Dia berpesan agar Festival Nipah yang sudah ada di Aceh Barat saat ini harus terus dilaksanakan, dikembangkan dan juga dipertahankan kedepannya agar menjadi salah satu potensi budaya yang juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat lokal.

“ Kementerin Kebudayaan akan tetap mendampingi, tapi bagaimanapun kita hanya sebagai fasilitator atau stimulus untuk program – program yang terkait dengan bagaimana mendorong ekonomi budaya itu tumbuh dan berkembang,” ujarnya.

Irini berpesan agar kedepannya ada kebudayaan – kebudayaan lainnya di Aceh Barat yang dapat di eksplorasi serta aktivasi sehingga menjadi ikon kebudayaan atau destinasi wisata baru di Provinsi Aceh.[redaksi]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.