Ditemukan di Aceh Barat, Kasus Pertama Malaria Knowlesi Berasal dari Pekerja Tambang Aceh Jaya

oleh -110 Dilihat
oleh

Foto Kepala Dinas Aceh Barat, Evi Darni saat memberikan sosialiasi Karhutla di Aceh Barat.

“Di Aceh Barat ini merupakan kasus pertama yang ditemukan. Pasien bekerja di tambang di Aceh Jaya dan dirawat di sini. Terinfeksinya di sana, namun sakit dan ditemukannya di Aceh Barat,” ujar Evi Darni di Meulaboh, Aceh Barat, Sabtu (5/9/2026).

Aceh Barat (Meulabohnews) – Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat menemukan kasus pertama infeksi malaria Plasmodium knowlesi pada manusia di Aceh Barat. 

Kasus ini terdeteksi pada tiga orang pekerja tambang yang terinfeksi saat beraktivitas di Kabupaten Aceh Jaya, sebelum akhirnya jatuh sakit dan mendapat perawatan medis di Aceh Barat.

​Kepala Dinas Kesehatan Aceh Barat, Evi Darni, membenarkan temuan kasus malaria zoonotik yang ditularkan dari hewan tersebut. 

Pasien diketahui terinfeksi di lokasi penambangan Aceh Jaya tanpa menunjukkan gejala awal. Gejala baru muncul saat pasien tiba dan beristirahat di Aceh Barat hingga akhirnya diperiksa dan dikonfirmasi positif.

​”Di Aceh Barat ini merupakan kasus pertama yang ditemukan. Pasien bekerja di tambang di Aceh Jaya dan dirawat di sini. Terinfeksinya di sana, namun sakit dan ditemukannya di Aceh Barat,” ujar Evi Darni di Meulaboh, Aceh Barat, Sabtu (5/9/2026).

​Penanganan cepat dan melacak riwayat kontak (tracking) yang berkoordinasi dengan pihak kesehatan terkait berhasil mencegah fatalitas, mengingat jenis malaria ini berisiko fatal jika terlambat ditangani dalam waktu kurang dari 24 jam pasien bisa meninggalkan dunia.

” Saat ini, kondisi pasien telah tertangani dan tidak ada penambahan kasus baru di wilayah Aceh Barat, ” ujar Evi Darni.

​Pelatihan Petugas Laboratorium 

Sebagai langkah antisipasi berulangnya kasus serupa, Dinas Kesehatan Aceh Barat telah menggelar pelatihan selama 13 hari bagi petugas laboratorium puskesmas.

Pelatihan difokuskan pada identifikasi mikroskopis untuk membedakan bentuk parasit Plasmodium knowlesi dengan jenis plasmodium umum seperti Plasmodium vivax dan Plasmodium ovale.

Seluruh peserta dilaporkan lulus dalam uji kompetensi identifikasi parasit tersebut sehingga kompetensi petugas laboratorium kini telah terverifikasi.

” Alhamdulillah seluruh petugas laboratorium yang mengikuti pelatihan yang kita fokuskan selama 13 hari untuk mengetahui jenis dan bentuk plasmodium knowlesi lulus semua sehingga kedepan akan lebih cepat tertangani apabila terjadi kasus serupa, ” ujar Evi Darni.[redaksi]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.