Disdukcapil Aceh Barat Jemput Bola Perekaman E-KTP Bagi Penyandang Disabilitas di Samatiga

oleh -35 Dilihat
oleh
Petugas Disdukcapil Kabuoatensecara Aceh Barat melakukan perekaman data kependudukan jemput bola terhadap Akbar Badulana penyandang Disabilitas Intelektual di Desa Ujong Nga, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat, Selasa (15/9/2026).(Meulabohnews/Dok.Disdukcapil)

Aceh Barat (Meulabohnews) – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Aceh Barat terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) bagi seluruh lapisan masyarakat.

Melalui program inovasi Siaga dan Tanggap Terhadap Perekaman Kartu Tanda Penduduk -elektronik (Sigap Terkam KTP-el) Disdukcapil menggelar kegiatan “Jemput Bola” perekaman e-KTP khusus bagi penyandang disabilitas.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Aceh Barat, Mashuri MS., SE., M.Si mengatakan pihaknya terus berkomitmen untuk melakukan peningkatan kualitas pelayanan administrasi terhadap penduduk Aceh Barat guna memastikan usia 17 tahun sudah memiliki ktp elektronik sesuai ketentuan.

” Dengan ini kami menghimbau kepada seluruh warga yang lahir paling lambat September 2009 dan belum memiliki e-KTP, untuk segera datang melakukan perekaman data dan kita juga telah melakukan perekam sistem jemput bola bagi penyandang Disabilitas dan kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Aceh Barat,” ujar Mashuri.

​Kegiatan perekaman langsung di lokasi ini dilaksanakan terhadap Akbar Badulana (19) Disabilitas Intelektual di Gampong Ujong Nga, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat , Selasa (15/9/2026).

Kepala bidang pendaftaran penduduk, M Yani Effendy SH, mengatakan perekaman jemput bola dilakukan terhadap akbar Badulana yang merupakan penderita Disabilitas Intelektual.

” Hari ini kami dari Disdukcapil Aceh Barat melakukan jemput bola perekam ktp elektronik ke rumah Akbar Badulana di Desa Ujong Nga,” ujar M Yani Effendy.

Petugas turun ke rumah warga untuk memfasilitasi pengambilan data biometrik, seperti foto, sidik jari, dan pemindaian iris mata bagi warga berkebutuhan khusus yang memiliki keterbatasan mobilitas menuju kantor dinas atau kecamatan.

” Karena yang bersangkutan menderita Disabilitas Intelektual tidak memungkinkan datang ke Kantor Disdukcapil sehingga kami melakukan jemput bola,” ujarnya.

​Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mewujudkan pelayanan publik yang inklusif, mudah, cepat, dan tanpa dipungut biaya (gratis).

Dengan terpenuhinya dokumen kependudukan seperti e-KTP, para penyandang disabilitas di wilayah Aceh Barat diharapkan dapat memperoleh hak-hak sipilnya secara penuh, termasuk akses ke layanan kesehatan, bantuan sosial, dan program pemerintah lainnya.

” Hari ini telah selesai kita lakukan perekaman identitas, insya Allah besok akan kita lakukan penyerahan ektp nya Akbar Badulana,” ujarnya.

​Disdukcapil Aceh Barat menegaskan akan terus melanjutkan aksi jemput bola ini ke desa-desa lain guna memastikan seluruh warga, tanpa terkecuali, terdata dengan baik dalam sistem kependudukan nasional.[redaksi]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.