Catat Tanggal Festival Nipah 2026, Jadi Puncak Pengembangan Ekonomi Budaya Suak Timah

oleh -42 Dilihat
oleh

Penggerak Budaya (Daya) Desa Suak Timah, Mukhsin, mengatakan pengembangan ekonomi budaya diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap masyarakat sekaligus menjaga kebudayaan sebagai identitas desa.

Aceh Barat (Meulabohnews) – Desa Budaya Suak Timah, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, akan menggelar Festival Nipah 2026 pada 14–15 September 2026.

Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian pengembangan ekonomi budaya masyarakat yang telah dilakukan melalui Program Pemajuan Kebudayaan Desa.

Sebelum festival, masyarakat Suak Timah akan mengikuti rangkaian peningkatan kapasitas pada 7–12 September 2026.

Kegiatan meliputi workshop pengolahan produk kuliner dan kriya berbahan dasar nipah, lokakarya pengembangan produk wisata berbasis masyarakat, workshop inovasi kasab, promosi produk melalui media sosial, serta manajemen pengelolaan UMKM.

Penggerak Budaya (Daya) Desa Suak Timah, Mukhsin, mengatakan pengembangan ekonomi budaya diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap masyarakat sekaligus menjaga kebudayaan sebagai identitas desa.

“Kita semua memiliki harapan besar agar dengan pengembangan ekonomi budaya ini masyarakat dapat meningkatkan pendapatan sekaligus terus merawat kebudayaan yang menjadi identitas warga. Bagaimana kita hidup berdampingan dengan alam, saling melengkapi, dan memanfaatkan rawa nipah sebagai salah satu sumber penghidupan tanpa merusak ekosistemnya,” ujar Mukhsin, di Samatiga, Aceh Barat, Senin (7/9/2026).

Rangkaian tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengembangkan potensi budaya dan sumber daya lokal menjadi produk serta aktivitas yang memiliki nilai ekonomi.

Festival Nipah kemudian menjadi ruang promosi bagi berbagai potensi Pada 14–15 September, masyarakat dan pengunjung akan disuguhkan bazar budaya dan UMKM, pawai budaya, pergelaran seni pertunjukan, kenduri Maulod, serta travelpattern budaya rawa nipah, kegiatan juga akan dimeriahkan oleh Apache, artis ternama Aceh, pada 15 September

Mukhsin menjelaskan, selama tiga tahun Daya Desa mempersamai masyarakat Suak Timah sebagai bagian dari pendampingan Kementerian Kebudayaan RI melalui Direktorat Bina SDM, Lembaga dan Pranata Kebudayaan.
Pendampingan dilakukan melalui penggalian potensi, pembinaan, peningkatan kapasitas, dan aktivasi kebudayaan sebagai bagian dari proses Pemajuan Kebudayaan Desa.

Suak Timah sebelumnya memperoleh Apresiasi Desa Budaya 2025 dari Kementerian Kebudayaan RI. Capaian tersebut diharapkan menjadi pijakan bagi masyarakat untuk terus mengembangkan desa menuju kemandirian dengan menjadikan kebudayaan sebagai salah satu kekuatan ekonomi.

Sementara itu, Keuchik Suak Timah, Drs. Afdhal, berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan antusiasme masyarakat dalam mengembangkan ekonomi budaya dan dapat terus dilaksanakan serta berkembang pada tahun-tahun berikutnya.
Ia juga berharap dukungan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dan berbagai pihak terus diperkuat, khususnya dalam pembinaan masyarakat dan penyediaan fasilitas pendukung.[ril]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.