Kepala RRI Meulaboh, Teuku Haris Fadillah, S.Ikom mengatakan Bintang Radio Indonesia merupakan ajang pencarian bakat yang telah diselenggarakan RRI sejak 1951. Sementara di RRI Meulaboh, kegiatan tersebut telah dilaksanakan sejak 2010 sebagai wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan bernyanyi.
Aceh Barat (Meulabohnews) – LPP RRI Meulaboh menggelar audisi Bintang Radio Indonesia Tahun 2026 di Lapangan Jalan Merdeka, Desa Suak Indra Puri, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Sabtu, (5/9/2026). Kegiatan tahunan tersebut diikuti 35 peserta dari Kabupaten Aceh Barat, Nagan Raya, dan Aceh Jaya untuk memperebutkan kesempatan mewakili RRI Meulaboh ke tingkat Korwil XVII Aceh hingga nasional.
Kepala RRI Meulaboh, Teuku Haris Fadillah, S.Ikom mengatakan Bintang Radio Indonesia merupakan ajang pencarian bakat yang telah diselenggarakan RRI sejak 1951. Sementara di RRI Meulaboh, kegiatan tersebut telah dilaksanakan sejak 2010 sebagai wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan bernyanyi.
Menurut Teuku Haris, ajang Bintang Radio menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengembangkan bakat sekaligus mengharumkan nama daerah melalui prestasi di bidang seni tarik suara. Ia berharap peserta terbaik dari RRI Meulaboh mampu melanjutkan perjuangan hingga tingkat nasional.
“Saya berharap akan ada di antara peserta yang berprestasi dan mewakili Bumi Teuku Umar menuju tingkat Korwil XVII dan dapat mewakili Korwil XVII menuju tingkat nasional,” ucap Teuku Haris.
Ia menilai persaingan dalam audisi tahun ini akan menjadi pengalaman penting bagi seluruh peserta yang berasal dari tiga kabupaten. Selain mengejar prestasi, para peserta juga diharapkan mampu menunjukkan kualitas dan karakter terbaik selama mengikuti seluruh tahapan kompetisi.
Wakil Ketua Panitia Bintang Radio RRI Meulaboh, Agustina, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan RRI yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Ia menyebutkan sebanyak 35 peserta ambil bagian dalam audisi Bintang Radio RRI Meulaboh tahun ini.
“Acara Bintang Radio ini merupakan agenda tahunan RRI yang dilaksanakan setiap tahunnya,” kata Agustina.
Agustina menjelaskan para peserta berasal dari Kabupaten Aceh Barat, Nagan Raya, dan Aceh Jaya. Menurutnya, keikutsertaan peserta dari tiga kabupaten tersebut menunjukkan antusiasme generasi muda terhadap ajang pencarian bakat yang diselenggarakan RRI.
Peserta terbaik putra dan putri nantinya akan menjadi wakil RRI Meulaboh untuk mengikuti kompetisi di tingkat Korwil XVII Aceh. Jika berhasil lolos pada tahapan tersebut, mereka akan melanjutkan perjuangan sebagai wakil Korwil XVII menuju ajang Bintang Radio Indonesia tingkat nasional.
Dalam proses penilaian, panitia menerapkan komposisi penjurian yang melibatkan juri lokal dan juri nasional. Sebanyak 70 persen penilaian berasal dari juri lokal, sedangkan 30 persen lainnya merupakan penilaian dari juri nasional.
Agustina mengatakan mekanisme tersebut diterapkan untuk memastikan proses penilaian berlangsung secara terukur dan memberikan gambaran objektif terhadap kemampuan peserta. Ia berharap peserta dapat tampil maksimal dan menunjukkan kemampuan terbaik selama audisi berlangsung.
“Peserta terbaik putra dan putri akan mewakili RRI Meulaboh ke tingkat Korwil dan jika lolos di tingkat Korwil akan mewakili Korwil XVII ke tingkat nasional,” jelasnya.
Melalui Bintang Radio Indonesia 2026, RRI Meulaboh tidak hanya memberikan ruang bagi peserta untuk berkompetisi, tetapi juga membuka kesempatan bagi talenta muda di wilayah barat selatan Aceh untuk berkembang. Ajang tersebut diharapkan mampu melahirkan penyanyi berbakat yang dapat membawa nama Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Jaya, dan Korwil XVII Aceh ke tingkat nasional.[ril]







