Bimas Islam Kemenag Aceh Barat Perkuat Kolaborasi Penyuluh dan Penghulu Lahirkan Program Berdampak

oleh -132 Dilihat
oleh

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, Dr Khairul Azhar mengatakan kegiatan bertujuan untuk merumuskan dan melahirkan program kerja yang berdampak terhadap masyarakat.

​Aceh Barat (Meulabohnews) — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Barat melalui Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam memfasilitasi Rapat Koordinasi (Rakor) bersama seluruh Penyuluh Agama Islam dan Penghulu se-Kabupaten Aceh Barat.

Pertemuan strategis ini digelar guna merumuskan dan melahirkan berbagai program kerja konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, Dr Khairul Azhar mengatakan kegiatan bertujuan untuk merumuskan dan melahirkan program kerja yang berdampak terhadap masyarakat.

” Dari hasil koordinasi tersebut telah kita rumuskan tiga agenda utama yang akan segera diimplementasikan di tingkat kecamatan, yaitu majelis taklim tematik bulanan, layanan konsultasi keagamaan berbasis aplikasi dan pemberdayaan wakaf produktif kecamatan,” ujar Dr. Khairul Azhar.

Adapun majelis taklim tematik bulanan penyuluh dan penghulu di setiap Kantor Urusan Agama (KUA) akan berkolaborasi menyelenggarakan Majelis Taklim Tematik secara rutin satu bulan sekali. Program ini dirancang untuk memberikan edukasi keagamaan yang lebih terarah, mendalam, dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.

Layanan konsultasi keagamaan berbasis aplikasiGuna meningkatkan aksesibilitas layanan, Kemenag Aceh Barat menginisiasi pengembangan aplikasi konsultasi keagamaan di setiap KUA. Melalui platform digital whatsapp, masyarakat dapat mengajukan pertanyaan maupun berkonsultasi langsung dengan para penyuluh dan penghulu mengenai persoalan rumah tangga, fikih keagamaan, hibah, wakaf, hingga hukum keluarga Islam.

Pemberdayaan wakaf produktif kecamatan menyepakati langkah-langkah konkret dalam mengoptimalkan potensi dan pengelolaan wakaf produktif di masing-masing kecamatan. Program ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata serta meningkatkan kesejahteraan umat.

“Dengan lahirnya program kerja ini diharapkan kerja nyata dari para pemangku dapat melahirkan optimalisasi pelayanan dan kesejahteran bagi masyarakat,” tutup Dr. Khairul Azhar.

​Langkah kolaboratif antara penyuluh dan penghulu ini diharapkan menjadi tolok ukur baru dalam optimalisasi peran KUA sebagai pusat pelayanan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat di Aceh Barat.[redaksi]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.