Antisipasi Penyakit Ispa, Puskesmas Cot Seumeureung Bagikan Masker Gratis

oleh -213 Dilihat
oleh

Petugas UPTD Puskesmas Cot Seumeureung membagikan masker secara gratis kepada sejumlah murid di SMK 1 Samatiga, Meulaboh, Aceh Barat, Senin (3/8/2026).(Meulabohnews/Yulham).

Kepala UPTD Puskesmas Cot Seumeureung, Yevi Rahmawati mengatakan pihak puskesmas secara rutin setiap terjadi karhutla melakukan sosialisasi dampak pencemaran udara akibat karhutla dan pembagian masker secara gratis kepada sejumlah sekolah.

Aceh Barat (Meulabohnews) – Unit Pelayanan Terpadu Daerah (UPTD) Puskesmas Cot Seumeureung, Kecamatan Samatiga melaksanakan kegiatan bagi bagi masker kepada Siswa/i SMK 1 Samatiga, Meulaboh, Aceh Barat, Senin (3/8/2026).

Kegiatan pembagian masker untuk antisipasi terhadap gangguan inspeksi saluran pernapasan (Ispa) akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Samatiga sejak sepekan terakhir yang berdampak langsung tercemarnya udara.

Kepala UPTD Puskesmas Cot Seumeureung, Yevi Rahmawati mengatakan pihak puskesmas secara rutin setiap terjadi karhutla melakukan sosialisasi dampak pencemaran udara akibat karhutla dan pembagian masker secara gratis kepada sejumlah sekolah.

“Hari ini kita melakukan edukasi dan pembagian masker kepada siswa/i di SMK 1 samatiga, kegiatan ini rutin kita lakukan setiap terjadi karhutla di kecamatan samatiga,” ujar Yevi.

Dikatakan Yevi sosialisasi dan edukasi tidak hanya kepada sekolah namun kepada pasien rawat jalan dan masyarakat sekitar wilayah terdampak kabut asap dilakukan secara rutin oleh petugas bersama pihak terkait.

” Pembagian masker juga kita berikan kepada semua pasien rawat jalan dan masyarakat sekitar  sehingga di harapkan bisa mengurangi dampak buruk gangguan pernafasan saluran atas,” ujar Yevi.

Sementara pihak sekolah SMK 1 wakil kepala bidang hubungan masyarakat dan industri, Nani Amalia Huzer mengatakan, pembagian masker dapat membantu mencegah masalah gangguan ispa pada murid.

Saat ini, jumlah siswa di sekolah tersebut 318 orang meski kondisi karhutla, proses belajar mengajar masih berjalan normal meskipun ada kekhawatiran terkait kebakaran di sekitar lokasi. Cuaca yang sudah mulai hujan memberikan sedikit kelegaan. Pembagian masker dinilai sangat membantu menjaga kesehatan siswa di tengah situasi yang tidak menentu.

” Alhamdulillah dengan pembagian masker ini bisa apa namanya mencegah ya dari polusi-polusi udara dan bisa menjaga kesehatan bagi anak didik kami,” ujar Nani.

Edukasi dan pembagian masker akan terus dilakukan oleh pihak UPTD Puskesmas mengingat wilayah tersebut daerah rawan kebakaran hutan dan lahan.

Wilayah Samatiga merupakan daerah perkebunan yang memiliki bentangan gambut luas yang terkoneksi dengan sejumlah kecamatan seperti Bubon, Johan Pahlawan, Kaway XVI sehingga setiap musim kemarau rawan karhutla.[redaksi]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.