Antisipasi Karhutla dan ISPA, Petugas Trantib Kecamatan Samatiga Turun ke Desa

oleh -47 Dilihat
oleh

Foto Petugas BPBD saat memadamkan api di Desa Mesjid Baro, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat, Selasa (1/9/2026).(Meulabohnews/Yulham).

“Kami sudah menurunkan petugas Trantib ke desa-desa yang berpotensi terjadi Karhutla untuk memberikan imbauan agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Apalagi saat ini musim kemarau, sehingga api sangat mudah meluas di lahan gambut,” ujar Kaharuddin.

​Aceh Barat (Meulabohnews) – Pemerintah Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, menerjunkan petugas Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) ke sejumlah desa berpotensi terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) untuk mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang rawan meluas selama musim kemarau, terutama di area tanah gambut.

Foto Headshot Camat Kecamatan Samatiga, Drs. Kaharuddin M.Si.

​Camat Samatiga, Drs. Kaharuddin, M.Si., menyampaikan bahwa titik rawan Karhutla berada di lahan gambut yang sangat mudah terbakar dan berpotensi meluas jika tidak segera diantisipasi.

​”Kami sudah menurunkan petugas Trantib ke desa-desa yang berpotensi terjadi Karhutla untuk memberikan imbauan agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Apalagi saat ini musim kemarau, sehingga api sangat mudah meluas di lahan gambut,” ujar Kaharuddin di Cot Seumeureung, Samatiga, Aceh Barat, Selasa (1/9/2026).

​Dampak asap dari Karhutla tersebut kini mulai dirasakan oleh warga, khususnya di lima desa yang terdampak paling parah, yaitu Desa Cot Seumeureung, Suak Timah, Cot Masjid, Cot Plue, dan Cot Darat. Sebagian warga di kawasan ini dilaporkan mulai terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

​Menanggapi kondisi tersebut, pihak kecamatan berencana berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat untuk membagikan masker sebagai langkah antisipasi awal bagi warga terdampak. Selain itu, koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat juga terus dilakukan agar titik api dapat segera dipadamkan dan tidak semakin meluas.

​Terkait pemilik lahan di wilayah Samatiga, pihak kecamatan memastikan imbauan penanganan Karhutla sudah disampaikan secara intensif melalui Kasi Trantib.

​”Kasi Trantib kami sudah turun langsung ke lokasi pagi tadi untuk menemui para pembuka lahan. Kami minta mereka tidak menyalakan api sembarangan dan segera memadamkan api. Meskipun api kadang bukan berasal dari lahan mereka, kami mengimbau mereka untuk ikut membantu memadamkan api secara manual,” tambah Kaharuddin.[redaksi]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.