Ancaman El Nino Godzilla, BPBD Aceh Barat Himbau Masyarakat Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla

oleh -137 Dilihat
oleh

“Ancaman iklim ekstrem El Nino Godzilla bukan lagi sekadar potensi hasil prediksi, melainkan kejadian yang ada di depan mata. Kondisi aman di Aceh Barat hari ini adalah momentum untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memastikan kita siap menghadapi potensi bencana,” ujar Teuku Ronald.

​Aceh Barat (Meulabohnews) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat mengimbau seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan serta berbagai unsur lintas sektor untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan ekstrem akibat dampak iklim El Nino.

​Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronald N., SP., M.I.L, menyampaikan bahwa data peta sebaran hotspot dari laman resmi Sipongi KLHK per 21 Agustus 2026 menunjukkan kondisi karhutla di sejumlah wilayah Indonesia yang kian memprihatinkan.

Meski cuaca di wilayah Aceh Barat saat ini relatif aman dan kondusif, hal tersebut harus dimanfaatkan sebagai momentum emas untuk memperkuat pencegahan dini.

​”Ancaman iklim ekstrem El Nino Godzilla bukan lagi sekadar potensi hasil prediksi, melainkan kejadian yang ada di depan mata. Kondisi aman di Aceh Barat hari ini adalah momentum untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memastikan kita siap menghadapi potensi bencana,” ujar Teuku Ronald di Meulaboh, Aceh Barat, Sabtu (22/8/2026).

​Sebagai langkah konkret, BPBD Aceh Barat menetapkan tiga poin utama aksi kesiapsiagaan bersama, pihaknya melakukan berbagai langkah.

Patroli dan pemantauan titik panas untuk meningkatkan pemantauan wilayah rawan gambut dan area lahan kering secara real-time guna pencegahan dini.

Pemeriksaan alat operasional guna memastikan seluruh unit mesin pompa air, selang, dan kendaraan operasional dalam kondisi 100% siap pakai tanpa kendala teknis.

sinergi lintas sektoral guna memperkuat koordinasi antara BPBD, TNI, Polri, BMKG, KPH Wilayah 4, aparatur kecamatan dan gampong, UKM PK-UTU, Masyarakat Peduli Api (MPA), REDKAR, serta insan pers.

​BPBD juga menekankan pentingnya edukasi publik secara masif. Masyarakat diimbau keras untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar sekecil apa pun, serta bijak dalam menghemat pemanfaatan sumber air bersih.

​Sinergi dan ikhtiar nyata di lapangan diharapkan dapat menjaga wilayah Kabupaten Aceh Barat tetap aman dari ancaman bencana asap dan krisis air bersih.[*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.