Aceh Barat (Meulabohnews) – Pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Aceh Barat terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga 3 Maret 2026, progres pembangunan 12 unit huntara yang tersebar di dua lokasi di Kecamatan Pante Ceureumen telah mencapai tahap akhir.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Barat, T. Ronald Nehdiansyah, mengatakan seluruh huntara tersebut masing-masing berjumlah enam unit di lokasi Jambak dan enam unit di Lawet.
“Untuk Huntara Jambak yang terdiri dari enam unit, progres pembangunannya sudah mencapai 98 persen. Saat ini jaringan air dan listrik sudah tersedia dan tinggal dilakukan koneksi ke masing-masing bangunan,” ujar Ronald.

Sementara itu, pembangunan enam unit Huntara Lawet masih terus dikebut dengan progres mencapai 70 persen. BPBD bersama pihak terkait terus melakukan pengawasan agar penyelesaian pembangunan dapat berjalan sesuai target.
Ronald menjelaskan, berbagai kelengkapan dan kebutuhan dasar bagi warga yang akan menempati huntara juga telah disiapkan. Fasilitas tersebut difasilitasi oleh BNPB Pusat dan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA).
“Untuk kebutuhan dasar awal sudah tersedia, seperti kasur, tikar, kompor, kasur lipat, kipas angin, sembako, bantal, dan beberapa item lainnya. Ini untuk memastikan warga dapat langsung menempati huntara dengan layak,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui BPBD dan Dinas Sosial juga akan memfasilitasi kebutuhan tambahan yang masih diperlukan warga ke depan.
Di antaranya sembako lanjutan, kebutuhan pagar, tambahan seng untuk memperluas bagian dapur, serta perlengkapan harian seperti selimut dan sarung.”Pemkab Aceh Barat berkomitmen memastikan warga terdampak mendapatkan tempat tinggal sementara yang aman dan nyaman, termasuk pemenuhan kebutuhan pendukung lainnya,” katanya.
Sementara itu, Deputi Bidang Kedaruratan dan Logistik BNPB, Eviani, turut melakukan kunjungan langsung ke lokasi untuk meninjau progres pembangunan huntara. Kunjungan tersebut sebagai bentuk dukungan dan pengawasan dari pemerintah pusat terhadap percepatan penanganan pascabencana di Aceh Barat.
BPBD Aceh Barat berharap seluruh pembangunan huntara dapat segera rampung sehingga warga terdampak dapat segera menempati hunian sementara sambil menunggu proses pembangunan hunian tetap.
