Aceh Barat (Meulabohnews) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menghanguskan sekitar 15 hektare lahan gambut di Kabupaten Aceh Barat sejak sepekan terakhir terus ditangani secara intensif. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat menyebutkan, sebagian titik api telah berhasil dikendalikan.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Barat, T Ronald Nehdiansyah, mengatakan upaya pemadaman diperkuat dengan kedatangan tambahan personel dari Manggala Agni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Pos Sibolangit.
“Alhamdulillah, kita mendapat bantuan tambahan tim penanganan karhutla dari Manggala Agni Pos Sibolangit. Mereka tiba di Meulaboh sekitar pukul 04.40 WIB pagi tadi,” ujar Ronald, Jumat.
Saat ini, tim Manggala Agni telah bergabung dengan unsur gabungan lainnya dan mulai melakukan penanganan karhutla di wilayah Desa Suak Nie, Kecamatan Johan Pahlawan, yang menjadi salah satu lokasi terdampak.
Pemadaman dilakukan secara terpadu oleh Manggala Agni Sibolangit bersama Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) KPH IV Aceh, dengan fokus pada pendinginan dan pencegahan meluasnya kebakaran di lahan gambut.
BPBD Aceh Barat terus mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api di wilayahnya.

