Bupati Tarmizi Tinjau Kesiapan Peresmian Alkes dan Fasilitas di RSUD CND

oleh -165 Dilihat
oleh

“Jadi hari ini kita cek persiapan sekaligus ada program kerjasama dengan Smile Train untuk operasi bibir sumbing gratis, ada 10 orang pasien yang sudah di operasi kemarin dan saya juga menjenguk mereka. Dan insyaallah kedepan bertahap kita akan terus tingkatkan kerjasama dengan Smile Train,” kata Tarmizi.

Aceh Barat (Meulabohnews) – Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM bersama Wakil Bupati Said Fadheil SH, Plt Sekda, Asisten di lingkup Setdakab, sejumlah Kepala SKPK dan didampingi Direktur RSUD Cut Nyak Dhien meninjau persiapan peresmian sejumlah fasilitas dan alat kesehatan di RSUD CND pada Minggu (16/8/2026).

Tarmizi mengatakan, rencananya pada momentum peringatan HUT ke 81 Kemerdekaan RI besok akan ada peresmian atau launching sejumlah fasilitas dan alat kesehatan di RSUD CND tersebut.

“Jadi hari ini kita cek persiapan sekaligus ada program kerjasama dengan Smile Train untuk operasi bibir sumbing gratis, ada 10 orang pasien yang sudah di operasi kemarin dan saya juga menjenguk mereka. Dan insyaallah kedepan bertahap kita akan terus tingkatkan kerjasama dengan Smile Train,” kata Tarmizi.

Selanjutnya kata Tarmizi, hari ini juga ada operasi perdana untuk penggunaan Cath Lab, karena hari ini ada Wakil Direktur Rumah Sakit Adam Malik Medan yang juga merupakan Sekretaris Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Pusat.

“Jadi beliau ada waktu hari ini makanya kita operasi perdana hari ini ada beliau. Kita launching nya besok, cath lab yang sudah tidak berfungsi sejak tahun 2018 setelah dibeli dengan harga yang mahal sekali tidak pernah bisa difungsikan dan hari ini sudah kita fungsikan” katanya.

Dikatakan Tarmizi, untuk di wilayah barat selatan Aceh, rumah sakit yang memiliki Cath Lab hanya ada dua yaitu RSUD CND di Kabupaten Aceh Barat dan rumah sakit yang ada di Kabupaten Aceh Selatan.

“Sekarang lagi menunggu proses kerjasama dengan BPJS, kita targetkan bulan Oktober nanti selesai supaya masyarakat tidak lagi ke Banda Aceh, kalau tidak satu kali pemasangan ring jantung itu bisa mencapai Rp 30 juta sampai 40 juta, jadi kasihan masyarakat,” ujar Tarmizi.

Dia menegaskan bahwa Pemkab Aceh Barat akan melakukan berbagai upaya yang terbaik untuk sektor kesehatan. Seperti halnya peralatan CT SCAN dan lainnya juga akan terus disempurnakan secara bertahap.[ril]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.