Gampong Alue Papeun Gelar Tradisi Tulak Bala Rabu Abeh, Masak Tiga Kuali Bubur Nasi dan Doa Bersama

oleh -25 Dilihat
oleh

Sekretaris Desa (Sekdes) Alue Papeun, Safwanto, menyampaikan bahwa kegiatan memasak bubur nasi ini merupakan tradisi turun-temurun warga desa sebagai upaya memohon perlindungan dari segala musibah dan mara bahaya.

​Aceh Utara (Meulabohnews) – Masyarakat Gampong Alue Papeun, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, menggelar tradisi “Tulak Bala” pada hari Rabu terakhir (Rabu Abeh) bulan Safar, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan tahunan ini dilaksanakan dengan memasak tiga kuali bubur nasi (wot ie bu) yang dirangkai dengan doa, zikir, serta selawat nabi.

​Rangkaian acara keagamaan dan adat yang berlangsung di meunasah gampong setempat ini dipimpin langsung oleh Tgk Imam Meunasah.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa (Keuchik), aparatur gampong, serta lapisan masyarakat yang antusias mengikuti seluruh jalannya prosesi.

​Sekretaris Desa (Sekdes) Alue Papeun, Safwanto, menyampaikan bahwa kegiatan memasak bubur nasi ini merupakan tradisi turun-temurun warga desa sebagai upaya memohon perlindungan dari segala musibah dan mara bahaya.

​”Alhamdulillah, hari ini hari Rabu terakhir bulan Safar kami masyarakat Gampong Alue Papeun melaksanakan tradisi Rabu Abeh. Kegiatan ini diisi dengan doa, selawat, dan zikir sebagai bentuk ikhtiar menolak mara bahaya atau tulak bala, yang kemudian dilanjutkan dengan menyantap bubur nasi bersama,” ujar Safwanto.

​Ia menambahkan bahwa agenda tahunan ini tidak hanya menjadi sarana ibadah dan permohonan doa kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga gampong.

​Setelah seluruh rangkaian doa dan zikir bersama selesai dilaksanakan, bubur nasi yang telah dimasak dalam tiga kuali besar tersebut dibagikan kepada seluruh warga yang hadir untuk disantap bersama di lokasi, sementara sisanya dibawa pulang ke rumah masing-masing.

Masyarakat juga di tepung tawar pakai air yang langsung dipimpin oleh tgk imum gampong bersama aparatur gampong di depan pintu masuk ke meunasah. [redaksi]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.